• Kamis, 27 Januari 2022

Mendadak Pemerintah China Terapkan Kebijakan Lockdown, Ada Apa?

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:01 WIB
Ilustrasi, Pemerintah China memberlakukan kebijakan Lockdown sejak Selasa 26 Oktober 2021 (Pixabay / viarami / 1120 images)
Ilustrasi, Pemerintah China memberlakukan kebijakan Lockdown sejak Selasa 26 Oktober 2021 (Pixabay / viarami / 1120 images)

Dalam sebuah pernyataan, pihak berwenang menuturkan bahwa saat ini penduduk kota akan diminta untuk tinggal di rumah, dengan "masuk dan keluarnya penduduk" dikontrol secara ketat dan terbatas pada persediaan penting atau perawatan medis.

Selain itu, media pemerintah juga mengatakan layanan bus dan taksi telah dihentikan di kota itu, dan stasiun Lanzhou telah menangguhkan lebih dari 70 kereta api, termasuk pada rute-rute utama ke Beijing dan Xi'an.

Baca Juga: Tragedi Meninggalnya Mahasiswa UNS Saat Diklatsar Menwa, Polresta Solo Lakukan Penyelidikan Ketat

Seorang perwakilan Southern Airlines menngungkapkan kepada Agence France-Presse bahwa semua penerbangannya dari bandara Daxing Beijing ke Lanzhou dibatalkan karena keselamatan publik, tanpa tanggal pembukaan kembali yang diberikan.

Pejabat kesehatan telah memperingatkan bahwa lebih banyak infeksi mungkin muncul ketika pengujian ditingkatkan dalam beberapa hari mendatang, yang telah dikaitkan dengan sekelompok turis domestik yang melakukan perjalanan dari Shanghai ke beberapa provinsi lain.

Sebelumnya, perintah tinggal di rumah yang ketat telah diberlakukan pada puluhan ribu orang di China utara. Di Beijing, akses ke lokasi wisata telah dibatasi dan Kuil Lama yang terkenal ditutup, sementara penduduk disarankan untuk tidak meninggalkan ibu kota kecuali diperlukan.

Berita ini telah tayang di Pikiran Rakyat dengan judul: China Terapkan Lockdown Terhadap Jutaan Warganya, Saat Infeksi Covid-19 Terus Naik

Sekitar 23.000 penduduk di satu kompleks perumahan di distrik Changping telah diperintahkan untuk tinggal di dalam rumah setelah sembilan kasus ditemukan dalam beberapa hari terakhir.

Saat ini, pengujian massal sedang berlangsung di 11 provinsi dan pihak berwenang telah menangguhkan banyak kelompok wisata antar-provinsi. Pihak berwenang bertekad untuk membasmi wabah terbaru, saat Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing akan digelar hanya dalam waktu 100 hari lagi.*** (Arman Muharam)

Halaman:

Editor: Moh. Husen

Sumber: Pikiran Rakyat, Strait Times

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X