• Senin, 17 Januari 2022

Kompetisi Sains Madrasah Nasional 2021, Menag: Peserta yang Utama Jujur dan Skill Handal

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 05:05 WIB
Tangkapan layar YouTube acara pembukaan KSM Nasional 2021 virtual (YouTube/Kemenag)
Tangkapan layar YouTube acara pembukaan KSM Nasional 2021 virtual (YouTube/Kemenag)

KABAR RAKYAT, PENDIDIKAN - Kementerian Agama menggelar pembukaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional tahun 2021. Ajang tingkat nasional ini diikuti oleh 374 siswa madrasah dari 34 provinsi.

Mereka adalah siswa terbaik yang telah terseleksi dari 76.496 pendaftar sejak tingkat Kabupaten/Kota. KSM dilombakan dalam tiga jenjang, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Menag juga mengapresiasi prestasi yang telah diraih siswa madrasah di bidang sains dan teknologi, baik tingkat nasional maupun internasional. Meski dihadapkan pada tantangan pandemi Covid-19, siswa madrasah tetap berprestasi dan menunjukkan kemandirian dalam olah pikir dan kreativitas.

Dilansir dari Youtube @direktorat KSKK Madrasah oleh Kabar Rakyat, Sabtu 23 Oktober 2021. Kepada seluruh peserta, Menag Yaqut Cholil Qoumas berpesan tentang pentingnya kejujuran, serta keterampilan yang handal dan kompetitif.

Baca Juga: Korea Utara Tuding Amerika Serikat Meningkatkan Ketegangan Militer dengan China Melalui Dukungan ke Taiwan

"Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti saat ini, dibutuhkan SDM yang berkarakter, jujur, kokoh, tahan uji, dan kompetitif, serta memiliki skill handal demi kemajuan bangsa dan NKRI," pesan Menag virtual pembukaan KSM tingkat Nasional.

“Manfaatkan ajang KSM ini dengan sebaiknya sehingga prestasi madrasah di bidang sains dan teknologi makin meningkat,” lanjutnya.

Sebelumnya, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Prof. Dr. Moh. Ishom Yusqi, MA, menjelaskan bahwa KSM tingkat Nasional akan berlangsung tiga hari, 23 - 25 Oktober 2021.

Ishom mengaku, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan KSM. Karena adanya kebijakan pembatasan interaksi antar orang, KSM tahun 2020 digelar sepenuhnya secara daring sehingga disebut KSMO (KSM Online).

Baca Juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok 24 Oktober 2021: Leo, Virgo, Libra, dan Sagitarius

Untuk tahun 2021, KSM digelar secara hybrid. KSMO hanya digelar dalam seleksi tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Sementara untuk tingkat nasional para finalis berkumpul di satu lokasi yang telah ditentukan Kanwil Kemenag Provinsi masing-masing. Mekanismenya dengan menerapkan protokol kesehatan dan pengawasan yang sangat ketat.

"Pengawasan langsung dari dewan juri yang ditugaskan ke masing-masing lokasi, dipadu dengan pengawasan secara online yang dikendalikan langsung dari Posko Pusat di Jakarta. Dengan cara ini, diharapkan diperoleh juara KSM yang memang benar-benar juara," jelas Ishom.

"Para peserta akan menjalani dua model ujian, CBT dan eksplorasi atau eksperimen," sambungnya.

Baca Juga: Pelaku Pelecehan Seksual di Dalam Bus Antar Kota Dipecat Langsung oleh Management

Selain itu, KSM 2021 juga sudah menggunakan soal dengan tiga bahasa: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Menurut Isom, ini sebagai bentuk persiapan kegiatan KSM 2022 yang direncanakan mulai Go International, dengan melibatkan negara-negara sahabat (MABIMS atau OKI).***

Halaman:
1
2

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komunitas Menatap Indonesia, Butuh Volunteer Baru

Selasa, 2 November 2021 | 19:46 WIB
X