• Selasa, 30 November 2021

Pelaku Pelecehan Seksual di Dalam Bus Antar Kota Dipecat Langsung oleh Management

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:03 WIB
Diduga Mabuk, Kru Pelaku Pelecehan Seksual Bus Antar Kota Langsung Dipecat oleh Management Bus (naeimasgary / 24 images)
Diduga Mabuk, Kru Pelaku Pelecehan Seksual Bus Antar Kota Langsung Dipecat oleh Management Bus (naeimasgary / 24 images)

KABAR RAKYAT - Kasus pelecehan seksual di salah satu angkutan bus antar kota kembali ramai jadi bahan pembicaraan warganet di berbagai media sosial terutama di Twitter. Kali ini pelaku merupakan kru bus angkutan antar kota itu sendiri.

Kejadian tersebut diunggah oleh teman korban, lewat akun Twitter @wint3rdusk yang dilansir oleh Kabar Rakyat, Sabtu 23 Oktober 2021. Dia menuliskan di akun Twitternya kronologis kejadian pelecehan seksual tersebut.

“Pelaku menghampiri korban dan menyodorkan arak ke korban dan meminta korban untuk meminum arak tersebut. Ternyata pelaku bekerja sambil mengkonsumsi minuman keras. Gila” tulis @wint3rdusk di akun Twitternya.

Menurut cerita akun tersebut, pelaku sempat mengajak korban untuk berhubungan intim dengan diiming-imingi akan dibelikan rokok. 

Baca Juga: DPC PKB Banyuwangi Gelar Upacara Hari Santri Nasional 2021

“Pelaku sempat mengajak korban untuk berbuat hubungan seksual dengan diiming2in akan dibelikan rokok,korban kembali mengancam pelaku akhirnya menjauh. Korban sangat shock dan takut sehingga tidak bisa berbuat banyak. Pas turun dari bus korban melihat cctv di depan kursinya” tulisnya.

Karena shock, korban memutuskan untuk melaporkan pelaku ke management bus. Pada akhirnya, pihak management pun bertindak tegas dan langsung memecat pelaku.

“Sehingga korban memutuskan untuk melaporkan pelaku ke management bus. Manajement bus akhirnya memecat pelaku, dan siap membantu korban untuk melanjutkan masalah ini. Namun saat korban meminta rekaman cctv, ternyata cctv tersebut mati dari sekitar pukul 15.00 WIB Kamis itu” lanjutnya.

Menurut akun tersebut, diduga pelaku sudah merencanakan aksi tersebut. Ia merasa keberatan apabila sang pelaku masih berkeliaran, sebab temannya harus merasakan trauma dengan adanya kejadian itu.

Halaman:

Editor: Ayu Nida

Sumber: Twitter @wint3rdusk

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X