• Selasa, 30 November 2021

Kenali Tanda Bahaya pada Ibu Hamil, dr Sadam Ismail: Khawatir Keguguran

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:43 WIB
Kenali Tanda Bahaya pada Ibu Hamil, dr Sadam Ismail: Khawatir Keguguran (YouTube/Saddam Ismail)
Kenali Tanda Bahaya pada Ibu Hamil, dr Sadam Ismail: Khawatir Keguguran (YouTube/Saddam Ismail)
KABAR RAKYAT - Wanita yang sedang mengandung wajib mengenali tanda bahaya pada ibu hamil. Ibu hamil akan mengalami perubahan pada tubuhnya, ada perubahan yang normal dan ada yang tidak normal.
 
Jika mengalami perubahan yang tidak normal, segera periksa ke dokter, khawtir yang terjadi keguguran.
 
Perubahan tubuh pada ibu hamil yang normal antara lain perut membesar, berat badan naik, serta merasakan mual-mual yang ringan. Kondisi tersebut tidak perlu dikhawatirkan. 
 
Namun ada perubahan tubuh yang tidak normal dan menjadi tanda bahaya bagi ibu hamil.
 
Jika merasakan perubahan tidak normal itu sebaiknya segera melakukan tindakan periksa ke dokter supaya tidak menimbulkan masalah seperti keguguran. 
 
Berikut perubahan yang tidak normal pada ibu hamil menurut dr Saddam Ismail yang dilansir Kabar Rakyat dari unggahan kanal YouTube Saddam Ismail. 
 
1. Nyeri perut
 
Menurut dr Saddam Ismail, jika nyeri perut masih tergolong ringan maka tidak masalah. Akan tetapi jika sakit perut dirasakan hebat dan tidak hilang dalam waktu yang lama, maka keluhan tersebut sudah tidak normal lagi.
 
“Seperti nyeri di perut yang tajam, seperti tertusuk. Nyerinya semakin lama semakin sakit, atau sakitnya bertahan dalam waktu yang lama. Bahkan ada keluhan lain misalkan sampai ada keluhan di kaki, bahu, dada, sampai muntah maupun demam, infeksi, maka segera periksa ke dokter,” ujar dr Saddam Ismail.
 
Ditambahkan dr Saddam, biasanya keadaan yang normal pada ibu hamil pada bulan pertama merasakan nyeri di perut. Namun bila terjadi terus-terusan maka bisa saja ada infeksi atau gangguan saluran kemih, kehamilan di luar Rahim dan sebagainya. 
 
2. Pendarahan
 
Dr Saddam memaparkan, jika pendarahan atau flek hanya sedikit dan sesekali, maka kondisi itu dikatakan normal. Namun apabila darah yang keluar cukup banyak, warnanya merah segar dan intensitasnya sering, maka itu tanda bahaya pada kehamilan.
 
“Suaminya juga harus tahu kalau melihat istri ada pendarahan, takutnya ini tanda keguguran. Jadi langsung saja bawa ke medis. Normalnya kehamilan tidak mengeluarkan pendarahan, apalagi di trismester pertama dan kedua,” jelasnya.
 
3. Demam tinggi
 
Apabila ibu hamil mengalami demam yang tinggi maka dapat berdampak pada bayinya. Demam tersebut bisa terjadi karena mengalami infeksi pada tubuhnya. Terlebih setelah minum obat panas atau Paracetamol namun demam tidak turun, maka sebaiknya langsung bawa ke dokter. 
 
“Jadi tidak berlarut-larut demam tinggingnya, jadi deman tinggi merupakan tanda bahaya pada kehamilan,” terang dr Saddam.
 
4. Sakit Kepala
 
Sakit kepala pada ibu hamil yang masih kategori wajar apabila sakit kepala ringan, hanya sesekali dan kemudian hilang. Namun kalau sakit kepalanya hebat, sudah tidak wajar lagi, baik sakit kepala sebelah atau di dua sisi hingga sampai muntah dan pandangan kabur maka segera periksa ke dokter.
 
“Ibu hamil ini hati-hati, bisa jadi ibu hamil mengalami Preeklamsia atau mengalami tekanan darah pada kehamilan. Bila mengalami itu segera ke medis untuk dicek,” tutur dr Saddam
 
5. Tangan dan Wajah Bengkak
 
Perubahan tangan dan wajah yang membengkak merupakan tanda bahaya ibu hamil. Terlebih saat tangan bengkak tidak bisa menekuk, kesulitan memakai cincin atau gelang, susah membuka mata, mulutnya sembab, pipi sembab sebaiknya segera diperiksa ke dokter, apalagi kalau ada kesemutan atau mati rasa.
 
6. Mual Muntah Berlebihan 
 
Pada normalnya Ibu hamil di awal kehamilannya akan mengalami Morning Sicknes atau muntah di pagi hari. Akan tetapi jika muntahnya berlebihan, sampai enggak bisa makan minum, lemas, tidak berenergi, kondisi ini sudah tidak wajar lagi.
 
“Ini sudah tidak wajar lagi. Dengan kata lain ibu hamil mengalami Hyperemesis Gravidarum. Ini butuh pertolongan medis. Takutnya kalau dibiarkan saja dapat mempengaruhi kesehatan bayi dan ibunya. Ibunya bisa drop, lemas kekurangan cairan, karena enggak ada cairan atau makanan yang masuk, ini perku dibawa ke dokter,” imbuh dr Saddam.
 
7. Bayi Tidak bergerak
 
Ketika kehamilan menginjak usia 5 hingga 6 bulan, ibu hamil dapat merasakan bayinya bergerak. Akan tetapi apabila seandainya dalam dua jam ibu hamil tidak merasakan gerakan bayi, sebaiknya langsung ke dokter. 
 
8. Sakit saat Buang Air Kecil
 
Normalnya buang air kecil tidak akan merasakan sakit. Apabila merasakan sakit saat buang air kecil, maka segera periksa ke mdeis.
 
“Takutnya sakitnya disebabkan infeksi pada saluran kemih,” pungkas dr Saddam Ismail. ***
 

Editor: Ayu Nida

Sumber: Youtube dokter Saddam Ismail

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Cara Menjaga Kesehatan Mata Secara Alami

Rabu, 10 November 2021 | 08:37 WIB
X