• Selasa, 30 November 2021

Hati-Hati, Pasta Gigi dan Sabun bisa Sebabkan Mandul, dr Zaidul Akbar: Mengacaukan Perut dan Otak

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:15 WIB
Hati-Hati, Pasta Gigi dan Sabun bisa Sebabkan Mandul, dr Zaidul Akbar: Mengacaukan Perut dan Otak (YouTube dr Zaidul Akbar Official.)
Hati-Hati, Pasta Gigi dan Sabun bisa Sebabkan Mandul, dr Zaidul Akbar: Mengacaukan Perut dan Otak (YouTube dr Zaidul Akbar Official.)
KABAR RAKYAT – Menjaga kesehatan usus di perut penting karena berkaitan dengan menjaga kesehatan sistem saraf di otak manusia.
 
Perut dan otak memiliki jalur GBA atau Gut Brain Axis. Menurut dr Zaidul Akbar, di dalam perut memiliki struktur yang sama dengan otak manusia. Dengan kata lain kesehatan perut yang di dalamnya terdapat usus juga mesti dijaga.
 
“Ada 100 Trilyun bakteri dalam Perut, itu perut saja, yang mereka ini (bakteri-bakteri tersebut, red), selain mereka punya makanan mereka punya pengganggu,” ujar dr Zaidul Akbar yang dilansir Kabar Rakyat dari unggahan kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official.
 
Di video yang diunggah 20 Oktober tersebut, dr Zaidul Akbar yang merupakan seorang dokter serta pendakwah islam menyebut bahwa bahan kimia atau logam berat akan menjadi pengganggu bakteri di perut.
 
“Sudah berapa banyak bahan kimia atau logam berat yang sudah kita masukan dalam tubuh kita? Kira-kira sumbernya dari mana?, yakni Sabun, odo (Pasta Gigi, red), dan kosmetik,” jelas dr Zaidul Akbar yang juga konsultan dan praktisi pengobatan Sunah Indonesia ini.
 
Dr Zaidiul Akbar mengilustrasikan, jika pergi ke Amerika serikta, di dalam kemasan pasti gigi orang Amreika Serikta terdapat keterangan yang bias menjadi warning bagi penggunanya.
 
“Pasta gigi orang amerika itu ada keterangan, jika tertelan maka segera hubungi dokter terdekat, atau ada lagi hubungi pusat pengendalina racun terdekat. Kenapa bisa itu muncul? Memang ada bahan lain yang sebenarnya tidak dibutuhkan dalam pasta gigi tersebut,” jelas dr Zaidul Akbar.
 
Di Indonesia, imbuh dr Zaidul Akbar, sebenarnya juga mulai ada keterangan peringatan dalam beberapa produk. Misalnya pada produk sirup, di bagian bawah aka nada peringatan untuk tidak dikonsumsi oleh Ibu Hamil, menyusui dan anak-anak di bawah umur 5 tahun.
 
“Kalau Anda  yang biasa menyajikan takjil ramadhan, terutama sirup, sudah ada peringatan di bawahnya. Jangan dikonsumsi ibu hamil, menyusui dan anak-anak dibawah umur 5 tahun.  Dan sebenarnya banyak makanan di warung-warung yang menggunakan bahan-bahan yang ada di sirup tadi,” warning dr Zaidul Akbar.
 
Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro pada tahun 2003 ini memaparkan, salah satu anggota tubuh yang paling luas yang bias menyerap adalah kulit. Kulit menurutnya bukan sekadar menyerap, tetapi juga akan membuat sinyal ke otak dan perut. Jika terlalu banyak bahan kimia atau logam berat di kulit maka akan membikin kacau sinyal GBA yang menuju perut dan otak.
 
Bahkan dari produk pasta gigi dan kosmetik yang memiliki kandungan kimia dan logam berat dalam berakibat pada kemandulan seseorang.
 
“Bahkan panjang urusannya kalau ngomongin logam berat, bisa sampai ke kemandulan akhirnya. Susah punya anak,” tegas dr Zaidul Akbar.
 
Masih kata dr Zaidul Akbar, ketika sudah ada peringatan di produk pasta gigi maupun sirup tadi, maka itu pasti ada hubungannya dengan perut
 
“Jadi hati-hati dengan apa yang dikonsumsi, apa yang Anda pakai, apa yang Anda tempelkan di kulit, apa yang Anda pakai di bibir, jadi hati-hati, karena itu semua ujung-ujungnya bikin kacau sinyal bukan hanya di kuli tapi antara perut dan otak kita juga akan kacau,” imbuhnya.
 
Dr Zaidul Akbar berpesan, jika ada masalah gangguan pada perut maupun otak, maka dapat mengecek bahan apa saja yang dimakan dan dipakai.
 
“Jadi kalau ada masalah dengan itu maka dicek apa saja yang telah kita makan, apa yang telah kita pakai,” pungkas dr Zaidul Akbar.***

Editor: Ayu Nida

Sumber: YouTube dr Zaidul Akbar Official

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Cara Menjaga Kesehatan Mata Secara Alami

Rabu, 10 November 2021 | 08:37 WIB
X