• Kamis, 2 Desember 2021

Pemerintah Arab Saudi Hapus Aturan 'Social Distancing' Bagi Pengunjung Masjidil Haram di Mekah

- Senin, 18 Oktober 2021 | 16:22 WIB
Ilustrasi pengunjung Masjidil Haram Mekkah (Konevi/Pixabay)
Ilustrasi pengunjung Masjidil Haram Mekkah (Konevi/Pixabay)

KABAR RAKYAT, MEKKAH - Masjidil Haram di kota suci umat Muslim di Mekkah, Arab Saudi sudah dapat dikunjungi dengan kapasitas penuh sejak hari Minggu 17 Oktober 2021 kemarin dengan kapasitas penuh jamaah shalat pertama kalinya sejak pandemi COVID-19 dimulai.

Para pekerja menghapus tanda-tanda lantai yang memandu orang-orang untuk menjaga jarak sosial di dalam dan di sekitar Masjidil Haram, yang dibangun di sekitar Ka'bah, struktur kubik hitam tempat umat Islam di seluruh dunia berdoa.

Kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) menerangkan, "Ini sejalan dengan keputusan untuk melonggarkan tindakan pencegahan dan mengizinkan jamaah dan pengunjung Masjidil Haram dengan kapasitas penuh," lapornya dilansir dari CNA.

Baca Juga: WHO Peduli PTM di Sekolah, Inilah Langkah Kuratif Covid-19 yang Perlu Diwaspadai

Sementara itu, adanya kebijakan social distancing yang telah dicabut, pihak berwenang mengatakan bahwa terdapat syarat bagi pengunjung harus sepenuhnya divaksinasi terhadap virus corona dan harus tetap memakai masker di halaman masjid.

Arab Saudi mengumumkan pada bulan Agustus 2021 lalu bahwa mereka akan mulai menerima orang asing yang divaksinasi yang ingin melakukan umrah.

Baca Juga: Memaknai Hidup dan Mati dengan Cara yang Indah dan Bergembira Ala Gus Baha

Umrah dapat dilakukan kapan saja dan biasanya menarik jutaan orang dari seluruh dunia, seperti halnya haji tahunan, yang harus dilakukan oleh Muslim berbadan sehat yang mampu setidaknya sekali dalam hidup mereka.

Pada bulan Juli 2021, hanya sekitar 60.000 penduduk yang disuntik vaksin diizinkan untuk mengambil bagian dalam bentuk haji tahunan yang sangat diperkecil.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: CNA

Tags

Terkini

X