• Selasa, 7 Desember 2021

Pemprov Jatim Update Situasi Covid19 Terkini, Berikut Nama 34 Kabupaten Kota PPKM Level 1

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 20:06 WIB
Ilustrasi situasi Covid-19 Jatim (Humprov Jatim)
Ilustrasi situasi Covid-19 Jatim (Humprov Jatim)

KABAR RAKYAT, SURABAYA - Pemprov Jatim update situasi Covid-19 38 daerah kabupaten-kota hasil peniliaran Kementerian Kesehatan atau Kemenkes. Ini menandakan situasi normal baru bakal segera tiba.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan di Gedung Grahadi, baru ini, Jum'at. Disampaikan, sebanyak 34 daerah kabupaten-kota sudah masuk PPKM Level 1 dan 3 daerah di Level 2. Kabar baik hasil penilaian situasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) itu disampaikan 13 Oktober 2021.

Naik turunnya PPKL Level, tergantung dari penilaian dari Kemenkes yang tertuang pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Ada enam parameter penilaian. Yakni kasus konfirmasi, pasien yang menjalani rawat inap, angka kematian, serta jumlah testing, tracing, dan treatment yang dilakukan secara massif dan terukur.

Tidak hanya cukup memenuhi enam parameter penilaian Kemenkes. Tetapi juga harus memenuhi minimal 70 persen capaian vaksinasi dosis pertama dan minimal 60 persen vaksinasi dosis pertama pada Lansia. Selain itu, terdapat penilaian berbasis aglomerasi, di mana satu daerah level PPKM-nya akan mengikuti daerah aglomerasi lainnya dengan pencapaian kumulatif.

Baca Juga: Jennifer Gates, Putri Bill Gates Telah Sah Menikah Secara Islam dengan Pria Keturunan Arab

Menurut Khofifah, jumlah kabupaten-kota yang masuk level 1 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dari awalnya 1 kabupaten yaitu Lamongan per 8 September 2021 menjadi 34 kabupaten-kota per 13 Oktober 2021. Kondisi ini, tambah Khofifah, tidak akan terjadi jika tidak ada kesadaran kolektif seluruh elemen untuk bersama-sama segera keluar dari situasi pandemi.

Ilustrasi situasi Covid-19 Jatim (Humprov Jatim)

“Ini bukan kerja pemerintah provinsi saja, tapi juga TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten-Kota beserta Forkompimda, Ormas, ormas keagamaan, tenaga kesehatan, tenaga pendidik, guru, dan semua elemen masyarakat tanpa terkecuali. Terimakasih atas kerjasama dan kerja kerasnya. Semoga situasi Jatim bisa terus terkendali dan angka Covid-19 semakin melandai,” imbuhnya.

Baca Juga: Dr Zaidul Akbar Ungkap Manfaat Kurma untuk Kesehatan Pencernaan

Khofifah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bereuforia yang bisa mengakibatkan masyarakat lengah yang dapat berdampak kasus kembali naik. Sementara kepada pemerintah kabupaten-kota, Khofifah meminta untuk terus melakukan evaluasi secara menyeluruh dan berkala guna semakin menekan angka penyebaran Covid-19. Termasuk diantaranya percepatan vaksinasi guna mencapai herd imunity.***

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X