• Selasa, 30 November 2021

Wanita Wajib Tahu, 7 Penyebab Bagian Miss V Bengkak yang Tak Boleh Disepelekan

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 10:58 WIB
Wanita Wajib Tahu, 7 Penyebab Miss V Bengkak yang Tak Boleh Disepelekan (YouTube Saddam Ismail)
Wanita Wajib Tahu, 7 Penyebab Miss V Bengkak yang Tak Boleh Disepelekan (YouTube Saddam Ismail)
KABAR RAKYAT - Wanita wajib tahu tentang penyebab Miss V bengkak yang tidak boleh disepelekan. Dengan tahu penyebabnya, apa saja yang mengakibatkan bengkaknya, maka kemungkinan terjadi masalah dan resikonya akan semakin kecil.
 
Banyak wanita yang belum tahu atau sadar bahwa dirinya ternyata mengalami pembengkakan pada Miss V. Mereka biasanya baru tahun organ kewanitaannya bengkak ketika ada keluhan, seperti nyeri, sakit saat berhubungan seksual dan sebagainya.
 
Dilansir Kabar Rakyat dari unggahan YouTube Saddam Ismail yang diunggah 16 Oktober 2021, berikut 7 penyebab Miss V bengkak yang tidak boleh disepelekan menurut dokter Saddam Ismail.
 
1. Kista Bartholin
 
Menurut dr Saddam Ismail, Kista Bartholin merupakan kista yang timbul pada kelenjar Bartholin. Jika mengenai sisi kanan Miss V, maka terjadi pembengkakan berad di posisi kanan. Begitu juga jika mengenai bagian kiri, atau di kedua sisi Miss V. 
 
 
“Kalau ada infeksi atau peradangan biasanya menjadi bengkak yang disertai keluhan, nyeri, bahkan kalau mengalami infeksi bisa menimbulkan abses atau nanah,” ujar dokter Saddam Ismail.
 
2. Servisitis 
 
Servisitis ini biasanya terjadi peradarangan pada leher Rahim. Ini disebabkan Klamedia, Gonore, Trikomoniasis. Kalau seandainya terjadi peradangan, bisa menimbulkan keluhan, misalkan nyeri pada Panggul, keputihan tidak normal, nyeri ketika berhubungan seksual dan miss v bengkak.
 
“Ini penyakit menular seksual yang diakibatkan hubungan seksual,” ucar dr Saddam Ismail.
 
 
3. Kehamilan
 
Wanita hamil bisa terjadi pembengkakan pada Miss V. Ini kondisi normal yang tidak perlu dikhawatirkan. Miss V bengkak karena janin sudah semakin besar sehingga ada penekanan pada panggul. Nah disitu bisa terjadi pembengkakan akibat darah yang terkumpul. 
 
“Kondisi ini bisa hilang ketika sudah melahirkan, untuk meringankannya teman-teman bisa mengangkat kaki agak tinggi supaya nanti sirkulasinya bagus, pembengkakannya bisa mereda,” katanya. 
 
4. Alergi
 
Banyak wanita yang tidak sadar kalau memiliki alergi. Alergi bisa karena penggunaan produk perawatan kewanitaan, bahan celana dalam, kondom, pelumas Miss V, serta karena alat kontrasepsi. Untuk mengetahui alerginya disebabkan karena apa, perlu pemeriksaan lebih lanjut.
 
5. Infeksi Jamur
 
Miss V bengkak juga bisa terjadi karena mengalami infeksi jamur yang disebabkan oleh Candida Albicas.  Jika hal itu terjadi, maka akan mengalami keluhan seperti nyeri saat berhubungan seksual, keputihan tidak normal, bergumpal dan berbau tidak sedap, sakit ketika buang air kecil, rasa perih, dan kemerahan di daerah kewanitaan. 
 
“Infeksi jamur ini terjadi karena sering menggunakan celana dalam yang lembab, pakai celana ketat, legging yang lembab, misalnya setelah olah raga mengeluarkan keringat dan tidak segera ganti celana dalam, maka akhirnya itu bisa memicu timbulnya jamur,” tukas dokter Saddam.
 
 
6. Bacterial Vaginosis
 
Di daerah kewanitaan ada bakteri baik dan bakteri jahat. Ketika bakteri jahat sudah berlebihan jumlahnya, tentu akan menimbulkan keluhan karena terjadi ketidak seimbangan. 
 
“Ini teman-teman bisa mengalami pembengkakan di Miss V, rasa gatal, panas, keputihan yang tidak normal, sakit saat berhubungan seksual, jadi kalau teman-teman kurang bisa menjaga kebersihan, dapat terkena infeksi bakteri, atau juga bakteri ini ditularkan melalui hubungan seksual,” kata dokter Saddam.
 
7. Akibat Hubungan Seksual
 
Hubungan seksual yang agak ektrim, terlalu sering, agak kasar, dapat menyebabkan Miss V bengkak. Pembengkakan itu ketika saat berhubungan, kondisi Miss V kering atau kurang cairan pelumas dan dipaksakan. Hal ini dapat mengakibatkan luka atau robek di bagian dalam. 
 
“Jika itu terjadi, maka Miss V akan bengkak, dan bisa menjadi jalan untuk terkena infeksi, jadi harus hati-hati ketika melakukan hubungan seksual, yang wajar, jangan berlebihan, dan pastikan cairan pelumas itu cukup, jadi tidak buru-buru,” pungkasnya.***

Editor: Ayu Nida

Sumber: YouTube Saddam Ismail

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Cara Menjaga Kesehatan Mata Secara Alami

Rabu, 10 November 2021 | 08:37 WIB
X