• Senin, 25 Oktober 2021

Kemenkes RI Memilih Banyuwangi Sebagai Pilot Project Penanganan Hipertensi

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:50 WIB
Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Ketahanan Industri Obat dan Alat Kesehatan,Laksono bersama jajaran berfoto bersama Kadinkes Banyuwangi,dr.Widji Lestariono /banyuwangikab.go.id
Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Ketahanan Industri Obat dan Alat Kesehatan,Laksono bersama jajaran berfoto bersama Kadinkes Banyuwangi,dr.Widji Lestariono /banyuwangikab.go.id

KABAR RAKYAT,BanyuwangiKementerian Kesehatan  RI memilih Kabupaten Banyuwangi  sebagai pilot project (proyek percobaan) penerapan pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi.

Program ini akan dijalankan dengan menggunakan konsep Pentahelix Collaborative Governance Model, model penanganan yang melibatkan lintas elemen.

Banyuwangi ini sudah terkenal dengan inovasi pelayanan publiknya, kami yakin program ini akan berjalan baik di sini mengingat semangat inovasi yang telah dimiliki Banyuwangi selama ini. Bila ini berjalan dengan sukses, maka akan direplikasi oleh daerah lain di Indonesia,” kata Staf Khusus Menteri Kesehatan bidang ketahanan industri obat dan alat kesehatan, Laksono Trisnantoro saat pencanangan Model Inovasi Administrasi Publik Petahelix Collaborative Governance di Banyuwangi, seperti dikutip Kabar rakyat dari banyuwangikab.go.id Rabu 14 Oktober 2021. 

Baca Juga: Ketua DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Menjamin Kesetaraan dan Hak yang Sama Penyandang Disabilitas

Mengapa hipertensi ini menjadi perhatian khusus Kemenkes? Laksono menjelaskan bahwa saat ini hipertensi menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

“Untuk itu kami meminta daerah turut memberikan perhatian lebih pada masalah ini. Penanganannya harus sesuai dengan standard pelayanan minimal di bidang kesehatan,” ujarnya.

Dilanjutkan Laksono, program ini akan diawali dari tingkat RT. Pelacakan pasien akan dipusatkan pada warga di skala RT.

Baca Juga: Tri Rismaharini Mengaku Bakal Mundur dari Jabatannya, Ada Apa? Ternyata Ini Alasannya

“Nantinya, setiap RT di wilayah yang ditunjuk akan memiliki alat pengukur tekanan darah, sehingga mudah diakses oleh warga,” kata dia.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: banyuwangikab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alhamdulillah, Ada Orang Protes

Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:06 WIB
X