• Jumat, 22 Oktober 2021

Ditolak Vaksin, Anggota DPRD Bondowoso Salahkan Pelayanan Nakes

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:21 WIB
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 (Dok. Humas Pemkot Bandung)
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 (Dok. Humas Pemkot Bandung)

KABAR RAKYAT, BONDOWOSO - Ditolak vaksin Covid-19 puluhan warga Desa Ardisaeng Kecamatan Pakem mengadu Anggota DPRD Bondowoso. Penolakan tim vaksinator nakes kecamatan Pakem lantaran waktunya melewati. Sedangkan warga datang ke lokasi vaksin ikut anjuran pemerintah daerah.

Hal itu diungkapkan, M. Soleh, Anggota DPRD Fraksi PKB Bondowoso yang rumahnya berdekatan pelaksanaan vaksinasi diselenggarakan pemerintah daerah, Satgas Covid-19 setempat.

Kegiatan vaksinasi masih belum lama, ujar Soleh dikonfirmasi wartawan. Alasan penolakan tim vaksinator dari Nakes untuk melayani warga dipicu kedatangannya melebihi batas waktu dari jadwal yang ditetapkan, yakni mulai 08.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Bahkan lanjut politisi PKB ini, dosis vaksin Covid-19 yang disiapkan sebanyak 500 dosis. Sementara saat itu, baru mencapai angka 160 an orang yang vaksin. Masih mencukupi sekitar 70 warga saat itu.

Baca Juga: Soroti Penggeseran Hari Libur Maulid Nabi, Begini Komentar MUI

"Hari itu sekitar 160an itu sudah ditutup. Alasannya karena sudah jam 13.00. Waktunya sudah habis," jelas Soleh via ponsel, Senin (11/10/2021).

Ia menyayangkan sikap seorang oknum tenaga kesehatan yang saat dikonfirmasi olehnya justru menyalahkan masyarakat karena datang siang. Selama ini sangat sulit untuk mengajak mereka agar mau divaksin karena telah termakan isu hoax.

Tim Satgas Covid-19 Kecamatan dilokasi dari Kepolisian, sudah sanggup mencarikan kekurangan form screening. Saat mereka mengeluhkan hal tersebut. "Saya tadi bilang ke dokternya, mengumpulkan masyarakat untuk vaksin itu susah. Kenapa kok ditolak? Jawabnya, kan bisa ada besok pak, lusa," tuturnya.

Ia sebenarnya tak mempermasalahkan manakala tenaga kesehatan mau istirahat terlebih dahulu. Terpenting, setelah istirahat kembali dilanjutkan untuk melayani masyarakat yang antusias vaksin.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sakit Migrain, Kapan Anda Perlu Menemui Dokter Umum

Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:40 WIB
X