• Jumat, 17 September 2021

Arumi Bachsin : Pembelajaran Tatap Muka Harus Dilakukan dengan Penuh Kehati-Hatian

- Minggu, 11 April 2021 | 18:36 WIB
Pembelajaran Tatap Muka Harus Dilakukan dengan Penuh Kehati-Hatian
Pembelajaran Tatap Muka Harus Dilakukan dengan Penuh Kehati-Hatian

KABAR RAKYAT – Ketua TP PKK Prov. Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak menyampaikan, bahwa proses pembelajaran sekolah secara tatap muka di era new normal harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Penerapannya, sebut Arumi, harus melihat kondisi penyebaran pandemi Covid-19 di sebuah wilayah apakah masuk zona merah, kuning atau hijau. 



"Pandangan saya terhadap pembelajaran sekolah tatap muka harus dilakukan dengan penuh kehati hatian, ditengah Pandemi Covid-19 yang masih belum hilang di Indonesia khususnya Jawa Timur," ungkapnya saat menjadi narasumber Safari Nasional dan Bincang Santai Lembaga Pembinaan dan Pengelolaan Keluarga Sakinah (LPPKS) dengan tema 'Persiapan Pembelajaran Tatap Muka di Era New Normal' di Kapas Krampung Plaza (Kazza) Mall Surabaya, Sabtu (10/4). 



Arumi memandang, melaksanakan pembelajaran tatap muka di era new normal saat ini harus diperhatikan secara seksama. Utamanya terkait status zona di suatu wilayah. Jika wilayah tersebut sudah masuk pada kategori hijau, maka pihak sekolah bisa berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dan pihak terkait apakah wilayah tersebut dinyatakan layak atau tidak. 

Baca Juga: Sertijab Bupati dan Wabup Pacitan, diminta Fokus Sektor Pertanian, Perikanan, Wisata dan Pendidikan Vokasi

Saat ini, kasus penyebaran virus Corona kurvanya berbeda dan masih cenderung naik turun. Untuk itu, bagi sekolah yang ingin membuka pembelajaran tatap muka harus dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. 

 

Arumi menyebut, terdapat beberapa daerah di Jatim yang telah masuk pada kategori zona hijau dan mulai membuka pembelajaran tatap muka dengan konsep 50 % offline dan 50 % online dengan sistem bergantian. 



Dirinya berharap, kepada para guru dan tenaga pendidik untuk dapat bersabar memberikan layanan pendidikan kepada anak didik baik secara daring maupun tatap muka di tengah pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Dana Abadi Pendidikan untuk Peningkatan SDM Antargenerasi

"Saya berharap kepada para guru dan tenaga pendidik untuk tetap menerapkan Prokes jika nantinya pembelajaran tatap muka dilakukan," pintanya. 



Dalam kesempatan itu, Arumi juga menyatakan, bahwa terdapat pekerjaan rumah (PR) dari setiap orang tua. PR tersebut yakni membatasi kegiatan anak agar tidak kecanduan gadget atau smartphone. 

Halaman:

Editor: Kabar Rakyat

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BEM UNIBA Gandeng Polresta Gelar Vaksinasi Mahasiswa

Jumat, 17 September 2021 | 05:10 WIB

Pemkab Fasilitasi MUI Jember Gedung Sekretariat

Kamis, 16 September 2021 | 16:23 WIB
X