• Selasa, 7 Desember 2021

Menag RI Anjurkan Penyelenggara Maulid Nabi dan yang Hadir Siapkan Aplikasi PeduliLindungi

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:32 WIB
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas / kemenag.go.id
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas / kemenag.go.id

KABAR RAKYAT - Menjelang kegiatan hari besar keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, umat Islam diharapkan mengikuti panduan yang diterbitkan oleh Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas yang karib disapa Gus Yaqut.

Hal ini, tentu karena situasi Covid-19 dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sehingga ada beberapa larangan yang perlu diperhatikan dalam peringatan Maulid Nabi.

Dalam pedoman yang dikeluarkan Kementerian Agama RI ini melarang adanya pawai atau arak-arakan yang biasa seringkali dilakukan saat peringatan Maulid Nabi.

Baca Juga: Mengenal Ritual Jawa,Ruwatan Murwakala

Pedoman tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE 29 tahun 2021 dan ditandatangani pada 7 Oktober 2021.

Gus Yaqut menyebut, pedoman ini disusun untuk menciptakan rasa aman dan nyaman yang menyelenggarakan hari keagamaan pada masa Covid-19.

“Pedoman kami terbitkan dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Saw, Natal, dan hari besar keagamaan lainnya pada masa pandemi Covid-19,” ujar Menag Gus Yaqut di Jakarta, seperti dilansir Kabar Rakyat dari Pikiran Rakyat mengutip laman resmi Kemenag.

Baca Juga: Sakit Migrain,Kapan Anda Perlu Menemui Dokter Umum

Ia menyampaikan pedoman penyelenggaraan disusun dengan memperhatikan kondisi atau status daerah dalam konteks pandemi Covid-19.

Halaman:

Editor: Moh. Husen

Sumber: Pikiran Rakyat, Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ijtimah MUI Tentang Ketentuan Hukum Pinjaman Online

Sabtu, 20 November 2021 | 14:59 WIB
X