• Sabtu, 4 Desember 2021

Vaksinasi untuk Keluarga Tidak Mampu, Satgas di Bondowoso Ajak PKH, Begini Alasannya

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 05:57 WIB
vaksinasi melibatkan tenaga pendamping PKH di Grujugan Bondowoso (Ist/Ifa)
vaksinasi melibatkan tenaga pendamping PKH di Grujugan Bondowoso (Ist/Ifa)

KABAR RAKYAT, BONDOWOSO - Vaksinasi gencar dilakukan Satgas Covid-19 di Bondowoso. Kali ini Pemkab melibatkan tenaga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk sasar keluarga tidak mampu penerima Bansos.

Pasalnya, sertifikat vaksin bakal menjadi syarat bagi keluarga tidak mampu untuk menerima bantuan sosial baik pemerintah pusat, daerah provinsi dan kabupaten.

Percepatan vaksin massal di Kecamatan Grujugan contohnya, misal, satuan tuga gabungan TNI, Polri, Satpol PP, tenaga kesehatan menggandeng tenaga PKH untk ikut turun ke masing-masing desa.

Sekcam Grujugan Markos Da Kosta juga Satgas Covid-19 setempat membenarkan digandengnya tenaga sosial PKH tersebut. Upaya kolaborasi itu, hasil dari kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati yang getol sosialisasi vaksinasi.

Baca Juga: Menjawab Gaji Guru Honorer Minim, Nadiem Harapkan Seleksi PPPK Guru Tahap Berikutnya Bisa Menjadi Solusi

“Pola mengoptimalkan unsur Muspika, perangkat desa, dan gandeng pendamping PKH dilakukan. Semua pelaksanaan vaksinasi lewat siaran di masjid dan musholah serta melibatkan RT RW," kata Camat Markos Da Kosta, baru ini.

Novi Nindyasari Korcam PKH Grujugan, mengaku senang ikut terlibat mengedukasi masyarakat untuk mau di vaksinasi, lewat pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di kelompok-kelompok tiap desa.

Jumlah capaian warga datang pelaksanaan vaksinasi massal cukup tinggi, antara lain, Desa Kejawan 752 orang, Desa Grujugan Kidul 769 orang dan Tegal Mijin sebanyak 1029 orang.

Baca Juga: Mendag: Indonesia Komitmen Bangun Ekonomi Rendah Karbon

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Cara Menjaga Kesehatan Mata Secara Alami

Rabu, 10 November 2021 | 08:37 WIB
X