• Selasa, 24 Mei 2022

Tekan Peredaran, Bea Cukai Dan Dinas Koperasi,Usaha Mikro,Perdagangan Operasi Rokok Ilegal di Banyuwangi

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 07:29 WIB
Petugas saat memeriksa salah satu merk rokok ilegal di Banyuwangi (Hariyadi)
Petugas saat memeriksa salah satu merk rokok ilegal di Banyuwangi (Hariyadi)

KABAR RAKYAT,BanyuwangiPenindakan atas peredaran  rokok illegal dilakukan secara masif oleh Bea Cukai bekerjasama dengan  Dinas Koperasi,Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi. Pengawasan dan penindakan ini diharapkan dapat menekan jumlah peredaran rokok illegal di Bumi Blambangan.

Dari kegiatan pengawasan dan penindakan, petugas berhasil menyita 718 bungkus rokok dari 27 merek rokok diduga ilegal. Ratusan bungkus rokok tersebut diperoleh petugas selama melakukan operasi 'Gempur Rokok Ilegal' sejak 6 September 2021 lalu.

"Ada sekitar 718 bungkus rokok ilegal yang kita amankan. Terdiri dari 27 merek rokok seperti, AA Mild, Dalil, Gudang Ganam, Nat Geo Mild, dan sebagainya," ucap Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Koperasi,Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Salim saat dikonfirmasi wartawan, Jum'at (01/10/2021) kemarin.

Baca Juga: Empat Pelaku Kasus Senpi Rakitan Ilegal Mulai Disidang Pengadilan Negeri Banyuwangi

Menurut Salim, rokok ilegal ditemukan di sejumlah pedagang rokok eceran hingga pasar. Dalam pemantauan tersebut, memang ditemukan masih banyak rokok ilegal yang beredar.

"Hampir seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuwangi, kami masih menemukan rokok ilegal," ungkapnya.

Selama kegiatan operasi, yang paling mendominasi rokok bermerek Dalil, berdasarkan hasil evaluasi memang banyak peminat rokok Dalil.

Baca Juga: Kasus Aktif Covid-19 di Banyuwangi Turun, Tempat Isoter Kosong Pasien

"Kalau pedagang rokok mengaku hanya dititipi, sehingga tidak mengetahui siapa nama sales yang menitipkannya. Sehingga, cukup susah untuk menelusuri asal rokok tanpa cukai tersebut," terangnya.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X