• Jumat, 22 Oktober 2021

Peneliti Ungkap Dampak Penutupan Sekolah di Indonesia yang Berkepanjangan Akibat Pandemi

- Jumat, 17 September 2021 | 15:54 WIB
ilustrasi sekolah daring (Steven Weirather)
ilustrasi sekolah daring (Steven Weirather)

 

KABAR RAKYAT, Pendidikan - Para ahli mengatakan goncangan ekonomi akibat pandemi dan penutupan sekolah selama lebih dari setahun telah menjadi pukulan telak bagi banyak dari 68 juta siswa di Indonesia.

Ini juga mengancam untuk melemahkan rencana Presiden Indonesia Joko Widodo untuk menciptakan ekonomi global lima besar pada tahun 2045 yang didorong oleh tenaga kerja terampil.

Indonesia mengalami krisis pembelajaran besar sebelum pandemi, dan model kami menunjukkan bahwa itu menjadi jauh lebih buruk,” Noah Yarrow, seorang spesialis pendidikan di Bank Dunia dan salah satu penulis laporan yang dirilis pada hari Jumat, mengatakan kepada Reuters.

Baca Juga: Ramalan Cinta Zodiak Besok Leo, Virgo, Libra, dan Sagitarius 18 September 2021

"Anak-anak belajar jauh lebih sedikit daripada yang seharusnya untuk ekonomi global yang kompetitif," ucap Yarrow dilansir dari Reuters.

Menyoroti pergeseran Indonesia dari hasil pendidikan yang buruk ke yang mengerikan, sebuah laporan Bank Dunia yang dirilis pada hari Jumat menghitung pandemi akan membuat lebih dari 80% anak berusia 15 tahun di bawah tingkat kemampuan membaca minimum yang diidentifikasi oleh Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan.

Itu meningkat tajam dari 70% siswa yang tidak dapat mencapai tolok ukur literasi dasar dalam pengujian oleh Program for International Student Assessment (PISA) OECD pada tahun 2018, yang menempatkan Indonesia di 8% terbawah dari 77 negara peserta.

Baca Juga: Pekerja Bangunan Tewas Saat Robohkan Eks Bioskop GNI Jember, Satu Luka-Luka

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: Reuters

Tags

Terkini

5 Mahasiswa Baru UNEJ 2021 Masih berusia 16 Tahun

Minggu, 19 September 2021 | 17:31 WIB

BEM UNIBA Gandeng Polresta Gelar Vaksinasi Mahasiswa

Jumat, 17 September 2021 | 05:10 WIB
X