• Jumat, 22 Oktober 2021

Begini 6 Rekomendasi Lengkap Pansus RPJMD DPRD Jember 2021/2026: 5 Tahun Arah Kebijakan Jember Kedepan

- Jumat, 17 September 2021 | 06:00 WIB
Penyampaian 6 Rekomendasi Lengkap Pansus RPJMD DPRD Jember 2021/2026 (M Kava Zulfikri)
Penyampaian 6 Rekomendasi Lengkap Pansus RPJMD DPRD Jember 2021/2026 (M Kava Zulfikri)

KABAR RAKYAT, JEMBER - Dalam Rapat Paripurna Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021/2026 Panitia Khusus DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, memberikan beberapa catatan dan rekomendasi dalam Rancangan Peraturan Daerah RPJMD tahun 2021/2026 yang digelar secara daring dan luring di ruang sidang utama DPRD Jember pada Kamis, (9/9/21).

Kata Siswono, juru bicara Pansus, DPRD Jember, "Ada beberapa poin catatan yang kami sampaikan mengacu dari hasil serangkaian proses yang dilakukan pansus dengan mempertimbangkan aspirasi dari masyarakat."

Beberapa catatan tersebut terkumpul menjadi 6 Rekomendasi pokok. 6 Rekomendasi pokok tersebut yaitu:

Baca Juga: Roy IPNU, Bagi Tips Cara Perbanyak Teman Media Sosial Tidak di Unfolow

Pertama, berdasarkan subtansi dari rancangan RPJMD Jember 2021/2026 yang memuat 8 (delapan) isu strategis dari dengan melalui 9 (sembilan) tematik program unggulan yang merupakan komitmen politik bupati dan wakil Bupati Jember 2021/2026 sekaligus sebagai kerangka pedoman penyusunan program prioritas Perangkat Daerah (PD). Kata Siswono, "DPRD Jember memberikan rekomendasi sebagai berikut."

a. Perlu dilakukan penyempurnaan base line data secara statistik serta kinerja pembangunan dimasa lalu yang terkait langsung dengan pencapaian program tematik tersebut. Imbuhnya, "Agar perencanaan program pembangunan bisa dijalankan secara berkelanjutan, efektif, dan efisien."

b. Dalam program tematik 'Wes Wayahe Jember Industrial Farming' terkesan menggeneralisasikan masalah dengan menekankan pada persoalan pupuk dan hilirisasi menuju Industri pertanian. Tegasnya, "Hal ini perlu dikaji ulang karena ada persoalan yang lebih besar dan perlunya perhatian disektor pertanian yaitu kegiatan alih fungsi lahan pertanian produktif menjadi lahan non pertanian, persoalaan tani tembakau, infrastruktur pertanian, dan teknologi pertanian, persoalan optimalisasi resi gudang serta pembinaan petani melalui revitalisasi peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Baca Juga: Ribuan Sarjana Pendidikan Tes Seleksi ASN PPPK Guru Mengisi Kuota 1918 Pendidik di Bondowoso

Menurut Siswono, DPRD berharap didalam RPJMD ini dipertegas kembali komitmen pemerintah untuk mencegah kegiatan alih fungsi lahan pertanian Produktif yang terjadi di Jember ini dengan meninjau kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember dan menetapkan lahan pertanian pangan berkelanjutan serta komitmen dalam mendukung pertanian tembakau yang merupakan unggulan branding kabupaten Jember

Halaman:

Editor: Moh. Husen

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X