• Kamis, 23 September 2021

Klarifikasi Mekanisme Penyaluran BPUM, Plt Kadis Koperasi, Usaha Mikro Dipanggil Kejari Banyuwangi

- Senin, 13 September 2021 | 22:48 WIB
Plt Kepala Dinas Koperasi,Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Rr.Nanin Oktaviantie saat di Kejaksaan Negeri (Hariyadi)
Plt Kepala Dinas Koperasi,Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Rr.Nanin Oktaviantie saat di Kejaksaan Negeri (Hariyadi)

KABAR RAKYAT,BANYUWANGI - Pelaksana tugas atau Plt Kepala Dinas Koperasi,Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi, Rr Nanin Oktaviantie dipanggil Kejaksaan Negeri untuk klarifikasi sebagai saksi terkait dengan mekanisme penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

“ Memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri untuk dimintai keterangan sebagai saksi kegiatan BPUM di Kabupaten Banyuwangi , “ ucap Nanin Oktaviantie kepada sejumlah Awak Media, Senin (13/09/2021) di Kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Nanin mengatakan, Kejaksaan Negeri hanya meminta penjelasan prosedr penyaluran BPUM tahun 2020 dan tahun 2021 ,mulai dari proses pendaftaran, persyaratan, pengusulan calon penerima BLT Tunai UMKM. Terkait dengan adanya dugaan pemotongan BPUM, Kejaksaan Negeri hanya minta klarifikasi.

Baca Juga: Sebanyak 3.095 Pelamar PPPK Guru di Banyuwangi Ikuti Tes SKD

“ Yang ditanyakan Kejaksaan Negeri hanya prosedur BPUM tahun 2020 dan 2021, mekanismenya seperti apa, persyaratannya apa, kayak gitu-gitu aja , “ ucap Nanin.

Nanin mengaku tidak mengetahui jika penyaluram BPUM di setiap kecamatan ada koordinatornya. Menurutnya pihaknya dalam penyaluran BPUM sejak tahun 2020 dengan cara membuka link pendaftaran usulan dengan cara membuat player disampaikan ke media social agar pelaku usaha khususnya masyarakat Banyuwangi bisa mengusulkan.

“ Kita sampaikan melalui media social agar pelaku usaha yang notebene masyarakat Banyuwangi bisa mengusulkan, hal ini dilakukan mengingat wilayah Banyuwangi sangat luas sehingga kita bantu proses pendaftaran secara online, “ ucapnya.

Baca Juga: Mulai Hari Ini Penerapan PPKM di Banyuwangi Masuk Level 1

Dijelaskan, pendaftaran usulan penerima BPUM dilakukan secara online, namun untuk berkas persyaratan administrasi, pihaknya menyarankan agar dikirim ke kantor kecamatan atau desa setempat dan bisa juga melalui pos dan kurir lainnya.

Halaman:

Editor: Hariyadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X