• Rabu, 10 Agustus 2022

Jatim Bebas Zona Merah Covid-19, Gubernur Khofifah Berpesan Begini

- Rabu, 1 September 2021 | 12:03 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Humas Prov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Humas Prov Jatim)

KABAR RAKYAT, Surabaya - Berbagai upaya yang dilakukan semua pihak baik Pemprov bersama Forkopimda Jatim, Pemkab-Pemkot, tenaga kesehatan (nakes), dan seluruh elemen masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19 telah membuahkan hasil yang patut kita syukuri.  

Alhamdulillah, berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Nasional per 31 Agustus 2021 Jawa Timur  telah terbebas dari zona merah resiko penyebarannya.  

Dimana, sesuai status zonasi peta resiko COVID-19 yang juga dapat diakses di https://covid19.go.id/peta-risiko, ada 18 Kabupaten/Kota yang berada di zona kuning. Yaitu Sidoarjo, Sumenep, Mojokerto, Lamongan, Pamekasan, Pasuruan, Kota Surabaya, Banyuwangi, Probolinggo, Sampang, Ngawi, Situbondo, Bojonegoro, Bangkalan, Tuban, Jombang, Kota Pasuruan dan Bondowoso.  

Baca Juga: Bupati Minta Pihak Pabrikan Naikan Harga Tembakau

Sementara 20 Kabupaten-Kota sisanya berada di zona oranye. Diantaranya Ponorogo, Kota Madiun, Madiun, Blitar, Tulungagung, Kota Malang, Nganjuk, Lumajang, Jember, Kota Mojokerto, Trenggalek, Malang, Magetan, Gresik, Kota Kediri, Pacitan, Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, dan Kota Probolinggo.  

Atas capaian ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh pihak baik Forkopimda, Pemkab/Pemko, tenaga kesehatan (nakes) , perguruan tinggi, tokoh agama, media dan seluruh masyarakat Jatim karena telah bersama sama kerja keras  berjuang menghadapi pandemi COVID-19.  

"Jatim hari ini dinyatakan satgas COVID-19 Nasional Bebas Zona Merah Terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah  bekerja keras dan berjuang, mari terus patuhi protokol kesehatan dan percepat vaksinasi untuk menuju Jatim Bangkit," ungkap Gubernur Khofifah di Grahadi, Rabu (1/9).  

Baca Juga: Hak Interpelasi DPRD Dalam Dugaan Korupsi Pemakaman Pasien Covid-19 di Jember

Menurut Khofifah, mengatahui posisi zonasi sebuah daerah menjadi sesuatu hal  yang penting saat ini. Karena perkembangan zonasi peta resiko COVID-19 menjadi salah satu acuan dalam menentukan tindakan dan kebijakan.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPC Laskar Sholawat Nusantara Bondowoso Dilantik

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:50 WIB

DPRD Banyuwangi Ajukan Dua Raperda Inisiatif

Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:50 WIB
X