• Selasa, 11 Mei 2021

Pegawai PNS Probolinggo Ditangkap Terkait Penipuan CPNS Di Kemenag

- Rabu, 20 Februari 2019 | 18:00 WIB
Foto : Tersangka penipuan CPNS Khoiron Rosyadi (48)

KABARRAKYAT.ID - Demi mendapatkan uang dengan cara mudah, pria Asal Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo melakukan aksi penipuan. Modus yang digunakan menawarkan lowongan jadi pegawai negeri (PNS). Dengan umbalan puluhan juta korban dijanjikan lolos ujian CPNS.

Minimnya informasi penjaringan CPNS sering dimaanfaatkan orang tidak bertanggungjawab untuk melakukan penipuan. Tidak tanggung-tanggung uang yang diminta puluhan juta bahkan ratusan juta kepada korbannya.

Lasimnya pelaku sering mencatut nama orang penting dan berpengaruh di pemerintahan. Syaifullah, 37 dan Badrur Rosyad, Dusun Wedian RT 01/ 01 Desa Curahsawo Kec. Gending Kabupaten Probolinggo termakan ulah makelar CPNS. Ia diiming-imingi jadi PNS di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) dengan syarat setor uang Rp. 73 juta. Alhasil, uang disetor kepada makelar PNS, beberapa kali ujian penjaringan CPNS tidak pernah lolos.

Pelaku penipuan CPNS tidak lain Khoiron Rosyadi(48) berstatus PNS, Dusun Kerta, Desa Sebaung RT 02/07 Kecamatan, Gending Kabuoaten Probolinggo. Dengan janji akan lolos ujian PNS Syaifullah diminta setor uang pelicin Rp.12,5 juta. Sementara korban lain Badrur Rosyad warga Desa Curahsawo, Gending  dimintai dana Rp 71 juta.

Kapolres Probolinggo AKBP. Eddwi Kurniyanto melalui Kasatreskrim AKP. Riyanto membenarkan jika ada pengaduan kasus penipuan CPNS.

"Korban merasa ditipu oleh pelaku Khoiron Rusyadi statusnya PNS asal Sebaung, Gending. Modus pelaku menawarkan jasa pasti lolos penjaringan CPNS di Kantor Kemenag. Syaratnya keduanya setor uang Rp.  73 juta tetapi setelah uang disetor janjinya tidak ditepati", ungkap AKP. Riyanto, Rabu (20/2/2019).

Masih kata Riyanto, kasus yang kini ditangani unit tindak pidana tertentu (tepiter) terjadi bulan Mei 20150 lalu. Kasus ini dilaporkan setelah korban merasa tertipu atas janji pelaku.

"Saat ini pelaku Khoiron sudah kami tahan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, kasus tindak pidana penipuan yang diatur Pasal 378 KUHP. Dua saksi sudah dimintai keterangan termasuk korban. Bukti kwitansi sebagai tanda bukti penyetoran sudah kami amankan", beber AKP. Riyanto mendapingi Kapolres Probolinggo AKBP. Eddwi Kurniyanto.

Reporter : Richard

Editor :  Choiri 

Tags

Terkini

X