• Jumat, 17 September 2021

Maman Bersyukur Produksi Arang Muncang Tak Terdampak Pandemi

- Selasa, 6 Juli 2021 | 19:32 WIB
Pembakaran Arang bahan baku kulit Kemiri atau Muncang terus berjalan
Pembakaran Arang bahan baku kulit Kemiri atau Muncang terus berjalan

KABAR RAKYAT, Tasikmalaya - Masa Pandemi COVID-19, usaha Arang Kulit  Kemiri atau Muncang (bahasa Sunda, red) di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat masih bertahan hidup meski ekonomi masyarakat kondisi sulit.

 

Maman Ketua Himpunan Anak Muda Sukamenak (HAMAS),  Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya  mengungkapkan merintis usaha Muncang sejak tahun 2020 lalu. Menariknya ia mengaku tak berdampak akan pandemi COVID-19. Justru sebaliknya ia kekurangan bahan baku Muncang atau kulit Kemiri untuk produksi Arang Kulit Kemiri.

Baca Juga: Stok Bahan Pangan Kebutuhan PPKM Darurat di Kediri Mencukupi

"Saya punya lahan seluas 3m x 8m lokasinya dekat samping rumah saya di  Kampung Ciomas Desa Margamulya Kecamatan Sukaresik. Disini tempat produksi arang," ujar Maman saat ditemui di lokasi pembakaran , Selasa ( 6/7/2021).

 

Maman mengatakan, untuk mencari  bahan baku ke pasar-pasar induk bekas limbah kulit Muncang (Kemiri) . Untuk keperluan produksi, ia dibantu 5 orang pekerja yang mayoritas pemuda se kampung.

Baca Juga: Hari Keempat PPKM Darurat Polda Jatim Terjunkan Satgas Gakkum Operasi Aman Nusa II

"Jumlah pekerja 5 orang , Alhamdulillah kami bisa memperdayakan para pemuda kampung Cideres," ungkap Maman.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ativitas Ekonomi di Puncak Bogor Mulai Menggeliat

Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:37 WIB
X