• Kamis, 23 September 2021

Era Digital, Pemprov Jatim Beri Pendampingan Pelaku UMKM

- Kamis, 24 Juni 2021 | 05:14 WIB
Wagub Jatim Emil El. Dardak (Foto. Humas Prov. Jatim)
Wagub Jatim Emil El. Dardak (Foto. Humas Prov. Jatim)


KABAR RAKYAT, Lamongan - Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur beri perhatian khusus jutaan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) potensial. Perhatian itu berupa pendampingan hingga pendistribusian produk para pelaku UMKM. Terutama yang merasa khawatir saat bersaing di era digital, akan diberi program Millenial Job Center (MJC).

"Pemilik (UMKM) tidak usah pusing perihal bagaimana packaging produknya, bagaimana pemasaran secara digital. Semua bisa dicover oleh MJC. Pemilik hanya perlu memikirkan kualitas produknya saja," kata Wagub Emil dalam Webinar Temu Coworking se-Indonesia melalui Vidcon, di Lamongan, Rabu (23/6) sore.

Emil menyampaikan, Pemprov Jatim saat ini mencatat ada 9,78 juta pelaku UMKM di Jatim. Melihat banyaknya jumlah tersebut, maka keberadaannya dijadikan peluang sebagai backbone PDRB Jatim sebesar 56,94 %.

Baca Juga: Dr Iwan Saputra Dilantik Ketua STIE Latifah Mubarokiyah Suryalaya 2021-2025

Wagub Emil memberikan pemahaman bagaimana MJC bekerja. Dirinya telah melakukan berbagai koordinasi dengan berbagai startup dan pihak terkait untuk mendukung berjalannya program MJC.

Tidak hanya itu, Wagub Emil menilai, bahwa melalui program MJC, anak-anak muda yang memiliki bakat dalam bidang marketing, design, programmer bisa terfasilitasi. Apalagi, MJC sesuai dengan format bekerja yang biasa disebut Gigs Economy.

"Kami ajak mereka bergabung di MJC. Gak perlu ngantor, karena sesuai dengan jenis pekerjaan yang disenangi millenials saat ini. Hanya dipekerjakan saat acara, tapi kerjanya tetap profesional. Katakanlah nanti para ahli dalam bidang digital creative bisa bertemu melalui MJC," paparnya.

Baca Juga: Suzuki Indonesia Sebut Ragam dan Fungsi Pelumas Terbaik

Mantan Bupati Trenggalek itu melanjutkan, untuk membentuk ekosistem yang baik antara pemilik UMKM dengan para ahli digital creative maupun digital creative satu dengan yang lain, Pemprov Jatim memberikan sebuah tempat yang sangat mendukung.

"East Java Super Corridor (EJSC) namanya. Kami tempatkan di 5 Bakorwil yang ada di Jatim. Jadi nanti para pelaku industri creative bisa berkumpul disini. Bekerja bersama-sama dalam satu tempat meskipun kesibukannya masing-masing," sebutnya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ativitas Ekonomi di Puncak Bogor Mulai Menggeliat

Selasa, 24 Agustus 2021 | 20:37 WIB
X