• Sabtu, 12 Juni 2021

Jelang Lebaran Viral Media social Tik Tok Uang Pecahan Baru 1.0 Rupiah, Berikut Penjelasannya

- Senin, 10 Mei 2021 | 15:32 WIB
Uang Specimen
Uang Specimen

KABAR RAKYAT - Memberikan uang baru saat lebaran kepada anak-anak maupun sanak saudara yang belum memiliki penghasilan menjadi sebuah tradisi di Indonesia.

 Namun masyarakat perlu mengetahui perbedaan antara uang yang sah untuk pembayaran dengan uang specimen atau disebut dengan House Note yang sama sama diterbitkan oleh PERURI.

Akhir-akhir ini di media sosial terutama pada platform Tik Tok lagi ramai membicarakan pecahan uang baru, yang tak lain adalah uang test Note Specimen Pendet dence PERURI 1.0 Rupiah IDR Indonesia tahun 2016, apakah uang tersebut bisa dijadikan untuk alat pembayaran yang sah.

Berikut penjelasannya yang dilansir dari instagram @KementerianBUMN.

Baca Juga: BI : Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah Pekan Lalu.

House Note atau uang specimen yang diterbitkan oleh PERURI adalah bukan Rupiah dan tidak sah digunakan sebagai alat pembayaran. House Note adalah uang contoh yang diterbitkan oleh banknote printer atau perusahaan pencetak uang.

Tujuannya untuk mempromosikan kemampuannya dalam mencetak uang mengunakan teknologo security features tertentu. Hingga kini PERURI telah mencetak 3 series House Note, yang pertama pada tahun 2015 dengan tema” The Beauty of Indonesia”, yang kedua pada tahun 2017 dengan tema “ Indonesia &Japanese Heritage” dan yang terakhir pada tahun 2020 dengan tema “ The Inspiring Tales “.

Selanjutnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang disebutkan bahwa uang NKRI adalah Rupiah dengan memiliki ciri paling sedikit memuat :

  1. Gambar lambing Negara Garuda Pancasila.
  2. Frasa “ Negara Kesatuan Republik Indonesia “
  3. Sebutan pecahan dalam angka dan huruf sebagai nilai nominalnya
  4. Tanda tangan pihak Pemerintah dan Bank Indonesia
  5. Nomor seri pecahan
  6. Teks “ Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia mengeluarkan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah dengan nilai…”

Baca Juga: Gubernur Khofifah: Produk Bipang Jangkar Pasuruan Yang Melegenda Halal Dikonsumsi

Halaman:

Editor: Hariyadi

Sumber: Instagram@KementerianBUMN

Tags

Terkini

X