• Sabtu, 15 Mei 2021

Gubernur Khofifah Misi Dagang Jatim di Riau 'Wow' Transaksinya Tembus 306,5 M

- Minggu, 2 Mei 2021 | 07:07 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjalankan misi perdagangan dan investasi Jatim di Provinsi Riau.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjalankan misi perdagangan dan investasi Jatim di Provinsi Riau.

KABAR RAKYAT - Bertempat di Nagoya Hills Hotel Kota Batam, Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jatim ini bertemu dengan 142 orang pelaku usaha. Masing-masing 42 pelaku usaha dari Jawa Timur dan 100 pelaku usaha asal Riau. 

Misi Dagang di  Kepulauan Riau hari ini menunjukkan transaksi yang positif. Pasalnya di awal pembukaan Misi Dagang, transaksi yang dihasilkan mencapai Rp 201  miliar. Dan saat penutupan Masa Dagang sore harinya, transaksi yang dihasilkan mencapai  Rp. 306. 528.500.000. 

"Alhamdulillah, kegiatan Misi Dagang Jatim di Kepri ini menghasilkan transaksi yang cukup besar yaitu Rp 306.528.500.000. Ini menjadi penyemangat kita untuk terus menggali potensi dan kebutuhan daerah dengan penguatan perdagangan antar daerah," kata Gubernur Khofifah yang memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi Jatim di Kepulauan Riau.

Baca Juga: Satgas COVID-19 Pusat Keluarkan Adendum SE Larangan Mudik Lebaran, Begini Isinya...

Ia mengatakan bahwa potensi kerjasama dan transaksi perdagangan di sini begitu besar. Pasalnya Kepulauan Riau ini menjadi perlintasan perdagangan yang strategis, yang didukung dengan 10 pelabuhan bongkar muat yang sangat potensial. Sehingga diharapkan produk Jawa Timur yang dikirim ke Batam bisa diekspor ke negara lain, terutama Singapura dan Malaysia, dengan distribusi yang lancar. 

“Bagaimana partnership Jatim dan Kepri tidak hanya untuk konsumsi masyarakat Kepri. Tapi pelaku bisnis di Kepri pasti sudah membangun koneksi bisnis dengan Malaysia dan Singapura, minimal. Oleh karena itu intermediasi dari Kepri untuk bisa menjadi bagian dari koneksi perdagangan antara Jatim Kepri dan terutama dengan Singapura dan Malaysia, harus dijadikan satu kesatuan proses membangun jejaring termasuk dalam kaitannya investasi,” tandas Khofifah. 

Baca Juga: Ngopi Liberika Diatas 600 Mdpl, Sonny Tumbelaka Fotografer AFP: Nikmat Konek Dingin Songgon

Lebih lanjut wanita yang juga Gubernur perempuan pertama  di Jawa Timur ini menegaskan bahwa jalinan perdagangan antara Jatim dengan Kepri sudah terjalin cukup masif. Bahkan nilainya selalu meningkat dari tahun ke tahun. 

"Berdasarkan data BPS tahun 2020, nilai bongkar muat Jatim-Kepri nilainya mencapai Rp 216,24 miliar. Terdiri dari bongkar (Kepri ke Jatim) sebesar Rp 21,47 miliar, dan muat (Jatim ke Kepri) sebesar Rp 194,77 miliar. Banyak sekali produk Jatim yang kita perdagangkan ke Kepri," tandas Gubernur yang juga Mantan Menteri Sosial ini. 

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Humas Provinsi Jatim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X