• Senin, 5 Desember 2022

Bupati As'at Target Lumajang Bisa Pasok Daging Dalam Negeri

- Kamis, 25 Januari 2018 | 17:37 WIB
IMG-20180125-WA0040-01
IMG-20180125-WA0040-01

Panen Raya 600 sapi (Ft. Dilla)


KABARRAKYAT, LUMAJANG - Program khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (siwab) yang dicanangkan Pemerintah Pusat Jakarta, mendapat apresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang.

Bukan isapan jempol semata, kerja nyata kerja fakta, panen raya 600 ekor anak sapi (Pedet) hasil Program Inseminasi Buatan (IB) Reguler yang dipusatkan di Desa Kunir Lor Kecamatan Kunir, Lumajang, Kamis (25/01) .

Bupati Lumajang Drs H As'at Malik mengatakan, pembangunan sektor peternakan merupakan salah satu agenda dan prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Selain memiliki potensi sangat besar dan pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk peningkatan populasi ternak sapi. Salah satu diantaranya dengan mendukung program IB regular serta Upsus Siwab ini.

"Kita berkomitmen akan terus mendukung kegiatan serupa di tahun berikutnya sebagai wujud komitmen Pemkab Lumajang untuk meningkatkan kesejahateraan masyarakat Lumajang" pungkas Bupati Lumajang itu.

Harapan Bupati As'at lewat panen raya 600 ekor anak sapi (Pedet) hasil Program Inseminasi Buatan (IB) Reguler ini, kebutuhan daging untuk dalam negeri bisa dipasok satu diantaranya asal Lumajang.

Dikutip  dari salah satu media nasional, berdasarkan sensus Badan Pusat Statistik pada 2013, populasi sapi dan kerbau saat mencapai 15,1 juta ekor yang terdiri dari 13,5 juta sapi indukan, 472.000 sapi perah, dan 1,1 juta ekor kerbau.

Jumlah populasi sapi dan kerbau betina dewasa saat ini mencapai 5,62 juta ekor. Sebesar 71,76 persen atau setara 4,03 juta ekor merupakan betina produktif.

Dari data Kementan pada 2015, dengan program inseminasi buatan (IB), dari 2 juta sapi yang diprogramkan, pemerintah berhasil menambah 1,4 juta ekor anakan.

Kementerian Pertanian (Kementan) tengah mengintensifkan program upaya khusus (upsus) sapi indukan wajib bunting (siwab) yang bertujuan meningkatkan populasi dan produksi ternak rumanansia besar.

Upsus siwab tahun 2017 merupakan salah satu upaya terstruktur yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Tujuannya dalam rangka mengoptimalkan fungsi reproduksi ternak betina dengan tujuan meningkatkan populasi dan produksi ternak ruminasia besar.

Reporter : Dilla

Editor : Swo/Suwongko

Baca juga : Ribuan Masyarakat Banjiri Kawasan Wonorejo Terpadu

Baca juga : Kembangkan Lintas Selatan dengan Wisata dan Introduksi Teknologi Pertanian

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

X