• Jumat, 17 September 2021

Gerebek Rumah Kos Tempat Penampungan Benur Lobster

- Selasa, 27 Februari 2018 | 15:13 WIB
cek lokasi 2
cek lokasi 2

Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman bersama Kasat Polair AKP Subandi Cek Lokasi Penampungan berikut tersangka


KABARRAKYAT, BANYUWANGI – Sebuah rumah kos di Jl. Hos Cokroaminoto, Lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung digerebek aparat Kepolisian. Rumah tersebut diduga digunakan sebagai tempat penampungan dan pengemasan benur lobster. Dari lokasi tersebut, Polisi menyita ribuan benur lobster dan berbagai peralatan untuk menampung hasil laut yang dilindungi Undang-undang tersebut.

Dalam penggerebekan itu, Polisi mengamankan dua orang pria masing-masing berisinial Iwan, warga Pulau Pagerungan, Sumenep dan Roby, warga kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah. Kedua orang ini diduga merupakan anggota jaringan yang bertugas menjaga tempat penampungan lobster tersebut.

Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman menyatakan, penampungan baby lobster diungkap Satuan Polair Banyuwangi. Sebelum digerebek, Polisi sudah melakukan pengawasan selama kurang lebih satu minggu. “Jaringan ini professional dalam menjalankan aksinya,” ujarnya saat melihat lokasi penampungan tersebut, Selasa (27/2/2018).

Donny menyebut, mulai dari lokasi penampungan tempatnya cukup steril. Di pintu masuk terpasang kamera CCTV sehingga orang yang akan masuk bisa terpantau. Selain itu, di dalam kamar salah satu kamar kos ditemukan semacam kolam terbuat dari karet yang digunakan untuk penampungan sementara baby lobster.

Tidak hanya itu, di lokasi tersebut juga ditemukan sejumlah koper yang diduga untuk membawa benur lobster yang sudah dikemas. Diyakini tempat penampungan ini merupakan penampungan skala besar. “Ini semua digunakan untuk mengelabui Polisi saat membawa benur lobster tersebut ke wilayah lain,” tegasnya.

Polisi langsung memasang garis Polisi di rumah kost ‘Guest House’ tersebut. Barang bukti lain seperti plastik yang digunakan untuk mengemas benur lobster, alat pengukur keasaman, serta benur 11.136 benur lobster jenis pasir, dan 194 jenis mutiara.
Baca juga :


Berapa lama jaringan tersebut menjalankan aksinya? Kapolres menyebut dirinya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Pihaknya juga masih mencari asal benur lobster yang dibawa ke tempat itu. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Reporter : Muh. Hujaini

Editor : Coi/Choiri

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

BEM UNIBA Gandeng Polresta Gelar Vaksinasi Mahasiswa

Jumat, 17 September 2021 | 05:10 WIB

Pemkab Fasilitasi MUI Jember Gedung Sekretariat

Kamis, 16 September 2021 | 16:23 WIB
X