• Minggu, 27 November 2022

Bawaslu Deklarasi Lawan Politik Uang Di Pilgub Jatim 2018

- Rabu, 14 Februari 2018 | 18:23 WIB
DSC_2172[1]
DSC_2172[1]

Ketua Panwaslu Hasyim Wachid saat sambutan (Ft. Hariyadi)


KABARRAKYAT, BANYUWANGI - Badan Pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten#Banyuwangi mengajak seluruh komponen masyarakat membangun kesadaran, membangun sebuah komitmen bersama menolak politik uang dan politisasi sara dalam Pemilukada Jawa Timur tahun 2018.

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu#Banyuwangi, Hasyim Wahid.SE.MM dalam kegiatan#deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi sara, yang digelar di Kantor PCNU#Banyuwangi, Rabu (14/02/2018).
Baca juga:


Menurut Hasyim Wahit, politik uang dan politisasi sara adalah sesuatu yang meracuni proses demokrasi. Berdasarkan catatan, dari 171 Pemilukada tingkat propinsi dan kabupaten tahun 2017, Bawaslu pusat menemukan kasus politik uang sebanyak 600 temuan, sehingga fenomena politik uang tersebut harus dilawan.

“Kami mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untukmenolak politik uang dan politisasi sara, demi terciptanya Pemilukada Jawa Timur tahun 2018, yang aman,damai, tentram dan lebih berintegritas, “ ucap Hasyim Wahid.

Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi Sara digela, sebagai langkah awal Bawaslu#Banyuwangi menjaga kondusifitas kabupaten#Banyuwangi menjelang pelaksanaan masa kampaye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018, yang akan dimulai pada 15 Pebruari 2018 hingga 23 Juni 2018 mendatang.

“Dengan Deklarasi ini, Bawaslu#Banyuwangi berharap pelaksanaan kampayen Pilgub dapat berjalan lancar, tertib ,aman dan mampu mencerdaskan masyarakat,” harap Hasyim Wahid.

Hadir dalam kegiatan#deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi Sara, Ketua KPU Samsul Arifin, Forpimda, Perwakilan pengurus partai politik, Tim Pemenangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Organisasi Kemahasiswaan, dan Organisasi Masyarakat.

Reporter : Hariyadi

Editor : Suwongko

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

X