• Kamis, 2 Desember 2021

Presiden Jokowi: Kritik Mahasiswa UI Bentuk Ekspresi di Negara Demokrasi

- Rabu, 30 Juni 2021 | 05:32 WIB
Presiden Joko Widodo. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)
Presiden Joko Widodo. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

KABAR RAKYAT, Jakarta – Kritik mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) kepada Presiden Joko Widodo, ditanggapi biasa-biasa saja.  Bagi Kepala Negara, kritik tersebut bentuk ekspresi mahasiswa yang diperbolehkan di negara demokrasi seperti Indonesia.

 

“Saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa dan ini negara demokrasi, jadi kritik itu boleh-boleh saja dan universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi. Tapi juga ingat, kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopansantunan,” ujar Presiden akrab disapa Jokowi, Selasa (29/06/2021), di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga: Sandang ‘Sarjanan Sosial’ UIN Jember, Wildan Ingin Wujudkan Mimpi Ini

Baca Juga: FAGI Minta Pemprov Tinjau Ulang SKB 4 Menteri yang Membolehkan PTM

Publik mengetahui, BEM UI, Sabtu (26/06/ 2021) melontarkan kritik kepada Presiden Jokowi lewat unggahan akun Twitter resmi @BEMUI_Official. Dalam unggahan tersebut, BEM UI menyebut Presiden Joko Widodo sebagai “The King of Lip Service”. Kritik serupa sebelumnya pernah diterima Presiden dari sejumlah kalangan.

 

“Itu kan sudah sejak lama ya. Dulu ada yang bilang saya ini klemar-klemer, ada yang bilang juga saya itu plonga-plongo, kemudian ganti lagi ada yang bilang saya ini otoriter, kemudian ada juga yang ngomong saya ini ‘bebek lumpuh’, dan baru-baru ini ada yang ngomong saya ini ‘Bapak Bipang’, dan terakhir ada yang yang menyampaikan mengenai ‘The King of Lip Service’,” ujarnya.

Baca Juga: SAR Bersama Nelayan Evakuasi 6 Mayat Musibah KMP Yunicee di Selat Bali

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Sekretariat Kabinet RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X