• Minggu, 1 Agustus 2021

Fakta, Isu Tsunami akan Menimpa Trenggalek, Begini Penjelasan Pemda

- Jumat, 4 Juni 2021 | 23:12 WIB
Ilustrasi bencana tsunami (Foto. PIXABAY)
Ilustrasi bencana tsunami (Foto. PIXABAY)

KABAR RAKYAT - Isu adanya kabar tsunami akan terjadi di Trenggalek, Forkopimda Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyatakan info itu tidak benar dan diminta masyarakat jangan panik.

 

Pernyataan itu disampaikan oleh Budiono Kabid kebencanaan BPBD Trenggalek, usai gelar rapat koordinasi dengan semua stake holder terkait di Gedung Rupatama Polres Trenggalek, Jum'at  (4/6/2021).

 

Dengan adanya isu itu, saat ini sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik.

 Baca Juga: Musyawarah Desa Banyuresmi Penetapan Hasil Pemutakhiran Data Tahun 2021

Potongan video yang beredar merupakan kajian potensi bencana Tsunami yang bisa terjadi di Pesisir Selatan Jatim, termasuk Trenggalek, bukannya prediksi para ahli.

 

 "Trenggalek memang berpotensi Tsunami dan potensi itu ada, namun sebatas potensi, semoga saja ini tidak terjadi, namun penerimaan masyarakat saat ini isi video tersebut, Trenggalek diprediksikan akan terjadi Tsunami, sehingga hal ini perlu kita luruskan," terang Budiono.

 

Keresahan masyarakat khususnya di Trenggalek, timbul usai beredar potongan video yang beredar luas saat ini.

 Baca Juga: Pengajian Rutin ASN Pemkab Tasikmalaya

Dimana salah satu pejabat BMKG menyebut potensi gempa lebih dari 8 SR dan Ketinggian gelombang 29 meter di Trenggalek.

 

Dijelaskan Kabag Ops Polres Trenggalek, Kompol Supian potongan video ini merupakan hasil webinar BMKG di Jawa Timur beberapa waktu yang lalu. Isinya dibenarkan olehnya kajian potensi bukannya prediksi dari para ahli.

 

Polemik yang terjadi di masyarakat soal Tsunami ini  menjadikan alasan perlunya Kapolres Trenggalek, AKBP Dony Satria Sembiring mengajak semua lapisan yang ada untuk bisa memitigasikan kesiapan menghadapi bencana tersebut. Sehingga harapnya bila terjadi, masyarakat siap dan korban bisa ditekan.

 Baca Juga: Panasi Mesin Politik, PAN Jawa Timur Tour Silaturahmi - Konsolidasi ke Bawah

Sementara itu wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara menambahkan meskipun potensi, namun jangan diabaikan tetapi perlu ditingkatkan kewaspadaan.

 

" Meskipun ini sebatas potensi kita perlu lebih menekankan perlunya kesiapan menghadapi bencana Tsunami ini sebelum terjadi, Semoga ini tidak terjadi," ucap Syah.

 Baca Juga: Buka SOTH di Pasuruan, Arumi Harap Bisa Diduplikasi Daerah Lain di Jatim

Masih ingat dibenaknya saat pertama menjabat sudah diajak gelar apel kesiapsiagaan bencana di Panggul. Dirinya berpesan jangan sampai baik dalam kesiapan sebelumnya namun tidak siap saat kejadian bencana.

 

Menurut wakil bupati muda ini, penanganan kebencanaan perlu sinergitas semua pihak. "Semua stake holder terkait harus bersinergi, lepaskan ego sektoral," pungkas Syah Natanegara.***

Halaman:

Editor: Budi Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspadai 'Pihak' yang Memanfaatkan Isu Ijen

Sabtu, 24 Juli 2021 | 00:24 WIB
X