• Sabtu, 15 Mei 2021

‘Tangkal Demo’ Polres Kediri Kota Gelar Sispam

- Minggu, 3 Maret 2019 | 02:22 WIB
Foto: Simulasi pengamanan pemilu diperagakan di Mapolres Kediri Kota

KABARRAKYAT.ID – Warga yang melintas di Mapolres Kediri, Jawa Timur tercengang, tiba-tiba ada penyerangan dikantor kepolisian setempat, Sabtu (2/3/2019). Massa pendemo terlihat menyerang dengan melempar dan memukul dengan benda seadanya kearah petugas kepolsian yang mengenakan tameng pengaman anti huru hara lengkap dengan helmnya.

Sejenak mereka, heran dan bertanya ada apa? Namun setelah dijelaskan, bahwa kegiatan itu adalah bagian dari simulasi pengamanan (Sispam) menjelang Pemilu 2019. Mereka baru sadar dan kembali melanjutkan perjalanannya.

Terlihat, aksi simulasi itu nampak benar adanya. Tapi ternyata hanya skenario latihan pengamanan saja. Terlihat, ada ratusan personil kepolisian memadati halaman Polresta Kediri yang ikut agenda peragaan itu. Dalam simulasi ini, anggota Polwan , Sabahra , Brimob , Tim Jatanras Anti Bandit Kota Kediri terlihat serius dan tidak main-main.

Kegiatan itu dipantau langsung oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H, Dandenpom Kediri Kapten CPM Mustofa, Kepala Satpol PP Kota Kediri, Ali Muklis.

Simulasi ini dimulai dengan proses di TPS, dan pengamanan disaat terjadi kericuhan di TPS. Dilanjutkan dengan adanya skenario pengamanan massa karena ketidakpuasan atas hasil suara yang menimbulkan demonstrasi di depan kantor KPU. Proses terlihat melakukan pengamanan terhadap provokator disela pendemo, sampai dengan proses pertolongan terhadap korban disaat terjadi demonstrasi.

Dalam simulasi pengamanan tersebut diperagakan oleh personil kepolisian, tim huru hara kepolisian dan Brimob, pengerahan mobil water canon dan tim Jatanras Anti Bandit Kota Kediri.

Kesempatan itu, Kapolres Kediri Kota, AKBP Anthon Haryadi, S.IK, M.H menerangkan pada sejumlah media, bahwa Untuk simulasi ini di ikuti oleh 502 personil. Dan nanti, pada saat proses pemilu 17 April 2019 petugas keamanan akan mengerahkan 602 personil dibantu BKO Brimob, TNI, Linmas, untuk tingkat kerawanan TPS. Semua TPS sama hanya saja ada yang berstatus rawan, sangat rawan, kurang rawan.

Sekedar tahu, pengamanan untuk Pemilu 2019 nanti, hampir 2/3 (dua pertiga) kekuatan Polri akan dikerahkan, dibantu 110 personel Dalmas dan TNI. “Pengamanan di TPS sendiri akan diperbantukan 1 personil Satuan Sekalas Kompi  ( SSK ) Polisi dan 1 SSK TNI untuk 5 TPS," pungkas AKPB Anthon Haryadi.

Reporter: Eriek Mardianto Siswoyo

Editor: Choiri

Editor: REDAKSI

Tags

Terkini

16 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Tiba di Indonesia

Kamis, 25 Maret 2021 | 19:34 WIB
X