• Senin, 25 Oktober 2021

Teguh Santosa: Peredaran Narkoba di Tanah Air 'Warfare' Lawan untuk Hancurkan Indonesia

- Rabu, 16 Juni 2021 | 04:58 WIB
Teguh Santosa (foto. Istimewa)
Teguh Santosa (foto. Istimewa)

 

Karena itu, menurut Teguh, juga sudah sewajarnya pemerintah Indonesia membangun rantai komando yang lebih solid dan terukur.

 

“BNN dan Polri menangani persoalan narkoba setelah memasuki wilayah hukum Indonesia. Sementara fungsi intelijen yang bekerja untuk mencegah tsunami narkoba menghantam negara kita masih kurang terdengar,” kata Teguh lagi.

Baca Juga: Pemkab dan Kajari Trenggalek Kerjasama Bidang Permasalahan Hukum

Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Keamanan Laut (Bakamla), juga Badan Intelijen Strategis (BAIS) Mabes TNI menurut Teguh juga perlu diberi porsi yang signifikan dalam memerangi peredaran narkoba.

 

“Khususnya Bakamla yang menjaga wilayah perairan kita. Hampir semua serangan yang kita alami, termasuk serangan dalam bentuk narkoba, terjadi di laut dan atau melalui laut. Tidak bisa tidak, Bakamla harus memiliki kapasitas yang memadai untuk memukul mereka sebelum menyentuh daratan kita,” masih katanya.

 

Dia berharap rantai komando yang solid untuk perang asimetris melawan narkoba ini dibangun dengan menyisihkan ego sektoral masing-masing lembaga.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: JMSI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemesanan Buku 100 ATI Tembus 12.000 Copy

Jumat, 13 Agustus 2021 | 09:57 WIB

Bupati Hendy Bantah Lakukan KKN

Selasa, 13 Juli 2021 | 20:34 WIB
X