• Selasa, 7 Desember 2021

Gagas Kesehatan di Era Covid-19 Melalui Posyandu dan Media Cetak Sebagai Sarana Edukasi Masyarakat Desa

- Senin, 30 Agustus 2021 | 23:37 WIB
Muhammad Syauqi Fab (Koleksi Pribadi)
Muhammad Syauqi Fab (Koleksi Pribadi)

Oleh: Muhammad Sauqi Fab

KABAR RAKYAT, EMBONGAN - Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar bersama masyarakat, mengidentifikasi potensi, dan menangani masalah, sehingga diharapkan mampu mengembangkan potensi masyarakat dan menemukan solusi dari masalah di masyarakat.

Dalam hal ini Universitas Jember kembali menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan konsep Back To Village yang mana Mahasiswa sebagai pelaksana ini melaksanakan kegiatan KKN di kampung halaman dan tidak berkelompok (individu). Dari berbagai pengalaman menunjukkan bahwa peranan mahasiswa dalam berbagai kegiatan telah memberikan bukti-bukti serta memperkaya akan arti dan peran mahasiswa sebagai tenaga kerja terdidik dalam berbagai aspek kegiatan pembangunan.

Pada kegiatan KKN BTV 3 UNEJ ini penulis sebagai pelaksana akan melaksanakan program KKN mandiri di desa Gending yang terletak di Kecamatan Gending Kabupaten Probilinggo Jawa Timur.

Baca Juga: Mahasiswa KKN, UNEJ BTV 3 2021, Ajak Menghidupkan Perpustakaan di TPQ An-Nur Kebalen Lor

Masyarakat Desa Gending yang menggantungkan hidup sebagai Petani dan juga Nelayan relatif cukup baik dari segi penghasilan jika dikalkulasi dari jumlah penjualan baik dari penjualan yang mayoritas bercocok tanam padi dan bawang merah, dari segi penghasilan ikan pun cukup baik, mengingat tangkapan nelayan relatif melimpah walaupun dalam keadaan pandemi Covid19.

Adanya bantuan langsung tunai (BLT) ataupun bantuan sembako dari pemerintah yang meningkat juga menjadi sebab kemakmuran masyarakat desa Gending. Berbeda sudut pandang ketika berbalik pada potensi kesehatan masyarakat setempat yang dapat dikatakan kurang memperdulikan perihal faktor kesehatan.

Pasalnya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini, lebih dari satu pertiga penduduk desa terdeteksi mengalami gangguan pada kesehatan, terlebih pada masa pandemi yang menjadikan rentan masuknya virus dalam tubuh.

Baca Juga: Menerawang Calon Juara Si Kuping Besar

Halaman:

Editor: Moh. Husen

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesan Sang Guru

Kamis, 25 November 2021 | 01:50 WIB

Membaca Selain Teks

Kamis, 18 November 2021 | 18:53 WIB

Sastra 'Daging', 'Bakso', dan 'Sate Kambing'

Selasa, 9 November 2021 | 20:27 WIB

LSM dan Pelawak

Jumat, 5 November 2021 | 22:11 WIB

Membicarakan Pemuda

Jumat, 29 Oktober 2021 | 01:47 WIB

Alhamdulillah, Ada Orang Protes

Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Berjalan Satu Langkah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:27 WIB

Prepare Maulid Nabi

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 22:29 WIB

Pancasila Falsafah Pemersatu Bangsa

Jumat, 1 Oktober 2021 | 17:58 WIB

Senyummu Lambang Surgamu

Rabu, 15 September 2021 | 14:00 WIB

Dari Gula Menuju Manis

Senin, 6 September 2021 | 19:09 WIB

Podium Hebat

Minggu, 5 September 2021 | 00:31 WIB

Deadline Day, Bagian Lain Dari Kepanikan Di Sepakbola

Jumat, 3 September 2021 | 06:29 WIB
X