• Senin, 25 Oktober 2021

Revitalisasi Kesehatan, Mahasiswa KKN Unej Dampingi Posyandu dalam Menjalankan Program Secara Door to Door

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 17:52 WIB
Penulis Kabar Rakyat
Penulis Kabar Rakyat

KABAR RAKYAT, EMBONGAN - KKN Back To Village 3 yang tersistem individu ini merupakan bentuk kegiatan pengabdian terhadap masyarakat desa, hal ini dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Jember melalui proses lintas keilmuan sektoral pada wilayah desa yang dituju dan merupakan bentuk pengintegrasian dari pendidikan, pengajaran, penelitian serta pengabdian terhadap masyarakat.

Adapun tujuan dari pada Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah sebagai wadah pengalaman untuk bekal setelah lulus, mengingat dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sendiri terlibat langsung serta berinteraksi dengan masyarakat mengenai problem dan pemecahan masalah yang ada pada desa tersebut.

Pada kesempatan kali ini, tujuan penulis berada di salah satu Desa Gending yang terletak dibagian utara Kacamatan Gending Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan hasil observasi, Desa Gending memiliki luas wilayah sekitar 221, 857 Ha terbagi atas 13 RT dan 4 RW dengan jumlah penduduk 4958 jiwa dari 1363 Keluarga.

Baca Juga: Banyuwangi Raih Penghargaan Trisakti Tourism Award 2021 Dari DPP PDI-Perjuangan

Pengambilan tema pada KKN BTV 3 Universitas Jember ini merupakan suatu bentuk implementasi besar dari hasil studi dalam perkuliahan, yang mana tidak hanya berkutat pada segi Hukum maupun Politik sebagai acuan pada Fakultas penulis geluti, melaikan juga dituntut untuk menjadi mahasiswa yang multitalent ketika terjun pada lingkup masyarakat luas.

Dari hasil analisis dari beberapa sumber yang didapatkan mengenai kondisi kesehatan masyarakat wilayah Desa Gending kurun waktu satu tahun terakhir tergolong baik, mengingat program kesehatan rutin dilakukan disetiap bulannya, utamanya pada ibu hamil dan juga balita yang mana dalam hal kesehatan masuk dalam kategori rentan terkena penyakit akibat beberapa faktor yang timbul salah satunya gizi buruk, selain itu kondisi desa yang kurang bersih atau kumuh juga berindikasi menjadi sarang penyakit.

“Saat ini, kurun waktu satu tahun terakhir kondisi kesehatan masyarakat desa gending tergolong baik hal ini merupakan hasil dari terlaksananya program desa siaga,” ungkap Nur Laila yang merupakan ketua Posyandu setempat.

Baca Juga: Isu Honor Bupati Jember Sisa Rp70,5 untuk Korban Covid-19, Begini Penjelasanya

Dalam tempo setahun ini, Desa Gending telah menerapkan Desa Siaga, yang mana Desa Siaga merupakan suatu sistem di suatu desa yang bertanggung jawab memelihara kesehatan masyarakat itu sendiri, dibawah bimbingan dan interaksi dengan bidan dan juga beberapa masyarakat yang menjadi kader desa.

Halaman:

Editor: Moh. Husen

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alhamdulillah, Ada Orang Protes

Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Berjalan Satu Langkah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:27 WIB

Prepare Maulid Nabi

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 22:29 WIB

Pancasila Falsafah Pemersatu Bangsa

Jumat, 1 Oktober 2021 | 17:58 WIB

Senyummu Lambang Surgamu

Rabu, 15 September 2021 | 14:00 WIB

Dari Gula Menuju Manis

Senin, 6 September 2021 | 19:09 WIB

Podium Hebat

Minggu, 5 September 2021 | 00:31 WIB

Deadline Day, Bagian Lain Dari Kepanikan Di Sepakbola

Jumat, 3 September 2021 | 06:29 WIB

Menerawang Calon Juara Si Kuping Besar

Senin, 30 Agustus 2021 | 23:10 WIB

Teruslah Menjadi Robot

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 22:27 WIB

Merayakan Kembalinya Sang Mantan

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 21:05 WIB
X