• Rabu, 27 Oktober 2021

Apa Salahnya Jika Harus Belajar dari Amerika Serikat

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:25 WIB
Foto: Sastra Dinata / koleksi pribadi
Foto: Sastra Dinata / koleksi pribadi

Oleh: Sastra Dinata*

KABAR RAKYAT, EMBONGAN - Gema suka cita dan kebanggaan sedang menyelimuti bangsa Indonesia ditengah perayaan capaian emas oleh pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polli dan Apriani Mariska di Olimpiade Tokyo 2020 kurun 2 hari ini. Berbagai ucapan datang dari berbagai pihak sebagai bagian dari ekspresi kebanggaan atas capaian tersebut. Kesemuanya tidak ada yang salah dalam mengekspresikan rasa bangga nya. Namun kali ini Penulis hendak menyoroti event olahraga lain yang dirasa kurang terekspose dunia ditengah hiruk pikuk Olimpiade 2020. Tak lain datang dari benua Amerika yang pada tahun ini telah rampung menyelenggarakan turnamen sepakbola antar negara benua Amerika Utara, tengah dan kepulauan Karibia dalam gelaran Concacaf Gold Cup 2021 edisi ke 16. 

Baca Juga: Polres Pamekasan Gandeng PCNU Pamekasan Lakukan Vaskin Door To Door

Gelaran yang telah usai pada Senin 2 Agustus 2021 Waktu Indonesia Barat tersebut secara resmi telah memunculkan sang jawara. Siapa lagi kalau bukan Amerika Serikat yang berhasil menaklukan perlawanan Meksiko di final melalui lesatan gol bek Miles Robinson di babak perpanjangan waktu. Padahal sepanjang permainan Meksiko mampu menguasai pertandingan dan bertekad membalas kekalahan di Concacaf National League bulan Juni lalu. Sayangnya Meksiko lagi-lagi harus kandas di tangan The Yanks (julukan timnas Amerika Serikat). Hasil tersebut memastikan Amerika Serikat merengkuh gelar Gold Cup nya sebanyak 7 kali, dan hanya kalah dari Meksiko yang telah mengumpulkan 8 gelar semenjak pertama kali diselenggarakan tahun 1991. 

Baca Juga: Menko Bidang PPMK Muhadjit Effendy Minta Perangkat Desa Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Prestasi Amerika Serikat tersebut seakan mempertegas posisi negara paman sam sebagai lawan tangguh serta menjadi pesaing utama Meksiko di Concacaf. Jika menilik sejarah, nyatanya Meksiko lah yang menjadi negara dengan prestasi terbanyak di Concacaf. Hal terebut tidak terlepas dari keikutsertaan Meksiko baik di Kejuaraan Concacaf (sebelum berganti format menjadi Gold Cup) hingga keikutsertaan di Gold Cup dengan total telah merengkuh 11 kali juara berbanding dengan keikutsertaan Amerika Serikat di kedua gelaran tersebut dengan total 7 gelar. Artinya bahwa secara hostoris dalam tataran Concacaf senyatanya Meksiko telah menjadi negara yang amat sukses dalam mencapai prestasi nya di kancah sepakbola Concacaf. Dibandingkan dengan Amerika Serikat, yang baru muncul sebagai kekuatan baru sepakbola di Concacaf semenjak lahirnya gelaran Gold Cup tahun 1991. 

Baca Juga: Timbulkan Kerumunan dimasa PPKM, Orkes Melayu di Camplong Nekat Digelar

Lambatnya Amerika Serikat dalam hal pengembangan sepakbola selama ini memang tidak dapat dilepaskan dari respon masyarakat Amerika Serikat itu sendiri. Pada faktanya bahwa sepakbola di Amerika Serikat bukanlah sebagai olahraga utama yang digemari, olahraga ini masih kalah pamor dengan American football, Softball, Basket atau bahkan hoki. Lantas mengapa Amerika Serikat dalam kurun waktu yang cukup cepat mampu muncul sebagai kekuatan baru di kancah sepakbola benua Amerika dan bagaimana Indonesia dengan antusias tinggi dari masyarakat Indonesia dalam sepakbola bisa mengambil pelajaran dari Amerika Serikat yang notabene masyarakatnya tidak terlalu menggemari sepakbola ?

Kilas Balik Sepakbola Amerika Serikat

Halaman:

Editor: Moh. Husen

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alhamdulillah, Ada Orang Protes

Minggu, 24 Oktober 2021 | 23:06 WIB

Berjalan Satu Langkah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:27 WIB

Prepare Maulid Nabi

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 22:29 WIB

Pancasila Falsafah Pemersatu Bangsa

Jumat, 1 Oktober 2021 | 17:58 WIB

Senyummu Lambang Surgamu

Rabu, 15 September 2021 | 14:00 WIB

Dari Gula Menuju Manis

Senin, 6 September 2021 | 19:09 WIB

Podium Hebat

Minggu, 5 September 2021 | 00:31 WIB

Deadline Day, Bagian Lain Dari Kepanikan Di Sepakbola

Jumat, 3 September 2021 | 06:29 WIB

Menerawang Calon Juara Si Kuping Besar

Senin, 30 Agustus 2021 | 23:10 WIB

Teruslah Menjadi Robot

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 22:27 WIB

Merayakan Kembalinya Sang Mantan

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 21:05 WIB
X