• Sabtu, 31 Juli 2021

Omongan Rakyat Biasa

- Minggu, 20 Juni 2021 | 15:07 WIB
Moh. Husen / Koleksi Pribadi
Moh. Husen / Koleksi Pribadi

Oleh: Moh. Husen*

KABAR RAKYAT, EMBONGAN - Di Yogyakarta ada koran legendaris termasyhur namanya Kedaulatan Rakyat, disingkat KR. Pak Dhe dan Pak Lek-Pak Lek tahun 70-an 80-an dari Banyuwangi yang pernah kuliah di Yogya biasanya sudah tak asing ngincipi KR. Di Banyuwangi ada pula KR tapi kepanjangannya adalah Kabar Rakyat. Kalau disingkat sama-sama KR.

Kenapa saya menyebut KR Yogya terlebih dahulu? Pasti teman-teman yang mengenal saya akan menghubungkan Yogya, KR dan budayawan yang saya kagumi: Emha Ainun Nadjib. Mereka akan "menuduh" mentang-mentang Emha merupakan penulis sepuh KR kemudian sekarang saya "GR" bahwa saya juga menulis di KR Kabar Rakyat Banyuwangi.

Baca Juga: Penerima Beasiswa Pemkab Jember, Tuntut Ketidakpastian Beasiswa Pemkab Jember

Konon segala sesuatu yang keluar spontan, lebih merupakan isi benak hati seseorang. Kalau saya ada Kabar Rakyat yang bisa disingkat KR lalu ingat KR Yogya, pasti karena isi hati saya jatuh cinta langganan baca kolom Wedang Uwuh KR online yang pernah rutin diisi Emha.

Awal saya suka menulis adalah saat SMA saya baca buku Emha judulnya Markesot Bertutur. Sejak itu saya mulai suka padanya. Emha sering saya sebut-sebut. Saya sering disebut mendewakan Emha, padahal saya tidak pernah menuduh apa-apa kepada mereka yang menyebut-nyebut nama Camelia Malik atau Ali Sariati.

Baca Juga: 4 Makna Mimpi Buruk Justru Pertanda Baik, Salah Satunya Bermimpi Ketemu Hantu

Terkadang saya jengkel: Emha saja seakan tak boleh disebut, apalagi tukang becak, tukang tambal ban, dan kita-kita wong cilik pada umumnya, pasti dilarang ngomong, omongannya selalu dianggap keliru, dan yang selalu dianggap benar hanyalah profesor narasumber yang terhormat. Pantas keluhan dan ide-ide wong cilik tak pernah didengar.

Maka marilah kita simak bersama apa isi hati Kabar Rakyat. Kabar Rakyat sering memberitakan apa? Kabar Rakyat sering menyebut siapa? Siapakah yang paling urgent ada di hati dan benak perjuangan Kabar Rakyat? Sering kah ia menyebut Rakyat? Berapa kali? Ratusan? Ribuan?

Halaman:

Editor: Moh. Husen

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelanggang Olimpiade dan Menata Kiblat Olahraga

Jumat, 30 Juli 2021 | 06:26 WIB

Ibrahim dan Pahlawan

Minggu, 18 Juli 2021 | 03:27 WIB

Sak Mlakune, Sak Ketemune

Minggu, 11 Juli 2021 | 05:02 WIB

Final Piala Eropa 2020 : Duel Raksasa Haus Gelar

Sabtu, 10 Juli 2021 | 12:36 WIB

Para Nabi dan Covid-19

Minggu, 4 Juli 2021 | 04:32 WIB

Setelah Kalah, Setelah Menang

Minggu, 27 Juni 2021 | 04:43 WIB

Omongan Rakyat Biasa

Minggu, 20 Juni 2021 | 15:07 WIB
X