• Kamis, 23 September 2021

Update BPOM RI Segel Tempat Produksi Jamu Tradisional di Banyuwangi, Begini Kelanjutannya

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 23:49 WIB
Barang bukti kardus karton bertulis Jamu Akar Daun
Barang bukti kardus karton bertulis Jamu Akar Daun

KABAR RAKYAT, Banyuwangi - Update penyegelan tempat produksi jamu tradisional ilegal di Banyuwangi oleh Balai Pengawasan Obat Makanan (BPOM) RI pada hari, Selasa' (27/07/2021) lalu.

Tim gabungan BPOM RI, Mabes Polri dan Polda Jatim didampingi Satreskrim Polres Banyuwangi melaksanakan penyitaan barang bukti di TKP produksi jamu tradisional merk AD.

Hadir penyitaan, ULPK Balai Besar POM Jawa Timur Drs. Rustyawati, Apt. M. Kes, Korwas PPNS Bareskrim Mabes Polri, Korwas PPNS Polda Jatim. Didampingi Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi AKP Mustijat Priambodo, SH, serta Wahab, Ketua RT setempat, (01/08/2021).

BPOM RI menyita sejumlah barang bukti jamu merk AD yang diproduksi di Dusun Sumberagung, Desa Rejoagung, Kecamatan Srono, Minggu (1/8/2021).

Pantauan Kabar Rakyat dilokasi, para petugas BPOM RI, Mabes Polri, Polda Jatim, Polresta Banyuwangi dan aparat Pemdes Rejoagagung menyaksikan proses penyitaan.

Tidak ada keterangan resmi untuk media. Kepala BPOM RI Jatim Rustyawati mengataakan, "masih belum bisa memberi setmen karena masih mendata barang bukti. Nanti saja ya".

Sumber terpercaya Kabar Rakyat, yang enggan disebut identitasnya menerangkan terungkapnya produksi jamu tradisional karena ada aduan masyarakat ke BPOM.

BPOM kerjasama dengan kepolisian untuk menyelidiki bos Jamu merk AD ini. Sebab petugas sendiri belum tahu pemilik jamu.

"Masih akan diselidiki Bos jamu yang sesungguhnya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PeduliLindungi Tak Dibutuhkan Jika 3T Indonesia Kuat

Kamis, 23 September 2021 | 06:57 WIB

Kepolisian di Banyuwangi Razia Tambang Pasir Illegal

Kamis, 16 September 2021 | 05:24 WIB
X