• Selasa, 3 Agustus 2021

Begini Kata Wabup Irwan, Vidio Viral Cara Pemulasaran Korban Covid-19 Ditolak Warga

- Kamis, 22 Juli 2021 | 23:11 WIB

"Keluarga bisa ikut proses pemulasaran di Rumah Sakit dfasilitasi APD. Pemicunya Info Hoax, katanya jenazah Covid akan di otopsi dan organ tubuh akan diambil"

KABAR RAKYAT, Bondowoso - Sudah dua pekan, di Bondowoso terjadi kontroversi terkait pemulasaran jenazah pasien Covid 19. Kasus penolakan tata cara pemulasaran di dua daerah desa heboh setelah vidionya diunggah di medsos. 

Dua kasus penolakan warga dan keluarga pasien terjadi di Desa Kemirian, Kecamatan Tamanan dan Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari.

Berkait itu, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menerangkan, "setelah cek dan dilakukan identifikasi ternyata penyebabnya informasi hoax bahwa sebelum pemakaman dikabarkan jenazah akan diotopsi, dan organ tubuh jenazah diambil."

Kondisi ini pun, tegas Wabup Irwan, semakin diperparah dengan keterlambatan datangnya jenazah ke rumah duka dan provokasi yang terjadi di lapangan.

"Karena itu muncul ketakutan-ketakutan di masyarakat, " parnya, saat pimpin Rakor di Pendopo, Kamis (22/7/2021).

Padahal, sebut Wabup Irwan, saat proses pemandian jenazah di kamar jenazah RSUD dr. Koesnadi, pihak keluarga bisa turut mendampingi proses pemulasaran dengan disediakan Alat Pelindung Diri (APD).

"Sebetulnya kita sudah memberikan ruang kepada pihak keluarga untuk memandikan dan pemulasaran jenazah," ujarnya.

Terkait keterlambatan datangnya jenazah, jelasnya, untuk armada ambulance akan dibuat grup yang siaga di kantor Kecamatan untuk membantu mem-back up bila terjadi proses antrian pemakaman di rumah sakit.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X