• Selasa, 3 Agustus 2021

Sapi Kurban 'Ngamuk' Panitia Idul Adha Terpaksa Menembak karena Kabur sejauh 5,4 Km

- Rabu, 21 Juli 2021 | 18:36 WIB
Sapi terpaksa ditempak (krt. Polish)
Sapi terpaksa ditempak (krt. Polish)

KABAR RAKYAT, Sukabumi - Sapi kabur saat akan disembelih di hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah  di Sukabumi Jawa Barat ini viral.

Informasi yang diperoleh, Rabu (21/7/21) menyebutkan, sapi kurban warna putih ini kabur sejauh 5,4 kilometer, dari Perumahan Situendah di Kecamatan Lembursitu ke depan Pabrik Semen Jawa SCG di wilayah  Gunungguruh Kabupaten Sukabumi.

Irwan Ridwan (53), panitia kurban di Perumahan Situendah menuturkan, kejadiannya pada Selasa (20/7/21) sekitar pukul 10.00 WIB. Sapi mengamuk, tali kekang putus, tendang petugas jagal, lompat pagar setinggi 1 meter lebih.

Bahkan sempat ditembak petugas kepolisian karena mengamuk dan membahayakan warga sekitar.  Tak juga tumbang, sapi kemudian berlari menyusuri jalan Pelabuhan II dari Situmekar, melintasi banyak kampung hingga berakhir di Kecamatan Gunungguruh, tepatnya di areal parkir dekat gerbang pabrik Semen Jawa atau SCG.

Aksi pengejaran sapi oleh warga ini kemudian direkam hingga viral. Tak ingin kembali mengamuk, panitia dan warga kemudian menyembelih sapi tersebut di jalan setelah tertangkap di sekitar pabrik Semen Jawa.

Irwan mengatakan, sapi itu kabur saat dipindahkan untuk giliran disembelih. “Ketika itu panitia kurban seusai menyembelih domba 1 ekor dan sapi 2 ekor. Lalu, yang satu 1 ekor sapi  mengamuk membabi buta saat akan dipindahkan untuk giliran disembelih,” ujarnya kepada wartawan

Sapi kemudian mengamuk dan kabur. “Kemudian dikejar enam warga dan dibantu oleh aparat Kepolisian Polsek Lembursitu  ke sekitar perumahan, halaman Rumah Sakit Al Mulk hingga ke pintu utama masuk gerbang PT Semen Jawa (SCG),” katanya.

Sebelumnya menurut Irwan, salah satu petugas Polsek Lembursitu melakukan langkah preventif dengan cara menembaknya di sekitar bagian kemaluan. Anehnya, sapi itu tidak mati, seolah kebal timah panas.

Tindakan preventif itu, terpaksa dilakukan petugas lantaran sapi saat ditangkap terus mengamuk dan membahayakan warga sekitar. “Sekitar 1 jam lebih dikejar, sapi itu terperosok ke kolong belakang dump truk di parkiran PT SCG.  Tidak mau terulang kabur lagi, sapi itu langsung disembelih di sana kemudian dibawa kembali ke Perumahan Situendah untuk dibagikan dagingnya ke warga,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X