• Selasa, 3 Agustus 2021

Kata Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi: Ekonomi dulu atau Kesehatan?

- Rabu, 21 Juli 2021 | 15:47 WIB
Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi Pertama  (insert)  Kava (pegiat/wartawan Kabar Rakyat)
Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi Pertama (insert) Kava (pegiat/wartawan Kabar Rakyat)

KABAR RAKYAT, Jember - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember Gelar Webinar Online,  Webinar itu dilaksanakan pada pukul 19.00-21.30, Selasa,  20 Juli 2021 melalui zoom mengusung tema 'Menakar Kebijakan PPKM Darurat: Dilema Ekonomi dan Nyawa Manusia di Tengah Pandemi'.

Dalam acara tersebut turut di isi oleh Pengamat Kebijakan Publik dan Pemerintahan Daerah (Hermanto Rohman), Kepala Medical Center UNEJ (Ulfa Elfiah), dan Ketua DPRD Jember (Itqon Syauqi).

Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi Pertama">Itqon Syauqi Pertama mengatakan bahwa yang menjadi tantangan terbesar di Jember adalah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap Covid-19. "Masyarakat kurang sadar tentang covid-19". Papar Legislator dari Fraksi PKB itu.

Baca Juga: Istri Bopak Terdakwa Bola Sabu 402 kg Mohon Suaminya Tidak Divonis Mati

Imbuhnya, Bahkan masyarakat di Jember masih banyak yang tidak percaya dengan Covid-19. "Hal ini dapat dilihat dari berkembangnya mind set masyarakat bahwa orang yang meninggal di rumah sakit, pasti di Covidkan". Jelasnya.

Oleh karena itu perlu kerjasama antar tokoh masyarakat, agama, dan para ulama untuk tidak henti-hentinya mensosialisasikan bahwa pandemi covid-19 itu nyata, papar Itqon di awal pembicaraannya.

Kedua ia menyinggung tentang istilah Gas dan REM dalam sebuah kebijakan di masa Pandemi ini.

Baca Juga: Hari Ini Bulog Banyuwangi Mulai Salurkan Bansos Beras PPKM Darurat.

"Jika kebijakan PPKM ini di ketatkan, maka ekonomi masyarakat semakin menurun, sebaliknya ketika kebijakan PPKM ini dilonggarkan, maka lambat laun ekonomi akan berjalan dan meningkat", dilemanya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X