• Senin, 25 Oktober 2021

Satgas Gakkum Polda Jatim Ungkap Penimbun Tabung Oksigen Medis

- Senin, 12 Juli 2021 | 15:21 WIB
Satgas Gakkum Polda Jatim Ungkap penimbunan tabung oksigen media/ TribataNews
Satgas Gakkum Polda Jatim Ungkap penimbunan tabung oksigen media/ TribataNews

KABAR RAKYAT - Pelaku penimbun tabung gas oksigen medis dan dijual dengan Hara Eceran Tertinggi (HET) berhasil ditangkap Satuan tugas (Satgas) Gakkum Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur

"Di tengah kami menjamin ketersediaan tabung oksigen, malah ada orang di Sidoarjo yang memanfaatkannya demi mencari keuntungan," jelas Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta Karo-Karo, S.I.K., S.H., M.H, dilansir Kabar Rakyat dari TribataNews, Senin (12/07/2021).

Jenderal bintang dua tersebut mengatakan, dua dari tiga orang yang ditangkap itu berinisial AS dan TW, yang merupakan pelaku penimbun oksigen, dan menjual di atas HET. Sementara FR merupakan konsumen AS dan TW, dan ketiganya masih berstatus sebagai saksi.

Baca Juga: Operasi Sikat Semeru 2021 Polresta Banyuwangi Ungkap 206 Kasus Kejahatan Amankan 103 Tersangka

"Kami mendapati 129 tabung oksigen dari dua pelaku ini, dan dijual lebih dari HET Rp750 ribu," jelas Kapolda Jatim ini.

Kapolda Jatim menjelaskan kronologis penangkapan tersebut yaitu AS semula membeli ratusan tabung oksigen dari PT NI dengan harga Rp700 ribu ukuran 1 meter kubik. Kemudian AS dibantu adiknya berinisial TW, memasarkan melalui media sosial facebook dan WhatsApp Grup dengan harga Rp1.350.000 per ukuran 1 meter kubik.

Baca Juga: Hari Keempat PPKM Darurat Polda Jatim Terjunkan Satgas Gakkum Ops Aman Nusa II

"Kemudian dibeli oleh FR (konsumen), sehingga dalam aksinya AS dan TW memperoleh keuntungan sebesar Rp650 ribu per tabung," jelas Kapolda Jatim.

Jenderal bintang dua tersebut mengimbau masyarakat tidak mengambil keuntungan di tengah pandemi. Nico berjanji akan terus mengawasi distribusi obat dan oksigen, demi kecukupan kebutuhan Rumah Sakit.***

Editor: Hariyadi

Sumber: TribataNews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PeduliLindungi Tak Dibutuhkan Jika 3T Indonesia Kuat

Kamis, 23 September 2021 | 06:57 WIB
X