• Senin, 4 Juli 2022

Tawuran Perang Sarung Antar Pelajar di Dadapan Banyuwangi Digagalkan: Kain Dililit Batu Senjata Mematikan

- Jumat, 15 April 2022 | 05:36 WIB
Sejumlah pelajar gagal kabur diberi arahan oleh warga Desa Dadapan, Kabat, Banyuwangi (Jaenudin/KabarRakyat)
Sejumlah pelajar gagal kabur diberi arahan oleh warga Desa Dadapan, Kabat, Banyuwangi (Jaenudin/KabarRakyat)

KABAR RAKYAT - Tawura gaya baru, perang sarung antar pelajar di wilayah Desa Dadapan, Kec. Kabat, Banyuwangi waktu sahur digagalkan warga, pada, Jumat, 15 April 2022, dini hari.

Menurut warga, tawuran gaya baru, perang sarung antar pelajar bukanlah tradisi atau budaya warga setempat.

Perang sarung hanya istilah tantangan tawuran yang berbahaya. Pasalnya, masing-masing pelaku tawuran pakai media kain sarung dililit batu jadi senjata mematikan.  

Baca Juga: Telegram Mutasi Turun di Kapolresta Banyuwangi: Kombes Nasrum Jabat Dirreskrimsus Polda NTB Diganti AKBP Mille

Menurut warga Dadapan dilokasi, perang sarung antar pelajar itu sebelumnya sudah terjadi. Aksinya sangat meresahkan, mengganggu ketenangan warga.

"Mereka (pelajar, red) gak mikir panjang resikonya. jika terjadi beneran. Pasti ada korban luka-lukayang kesakitan dan luka-luka. Mestinya mereka kasihan sama orang tua," ungkap warga enggan disebut identitasnya.

Upaya warga mencegah bentrokan terjadi, sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda, Ketua RT, dan anggota RAPI bersama-sama mengalau.

Baca Juga: BLT Minyak Goreng Disalurkan ke 124.047 Keluarga Penerima Manfaat di Banyuwangi

Sebagian pelaku tawuran mengaku masih status pelajar SMP. Mereka berhasil dikumpulkan secara terpisah untuk dinasehati agar tidak mengulangi. 

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X