• Kamis, 1 Desember 2022

Keributan Antar Warga di Lokasi Pembangunan Masjid di Sraten Banyuwangi Berakhir Damai

- Rabu, 13 April 2022 | 04:15 WIB
Sejumlah warga diberikan arahan oleh Forpimka Cluring Banyuwangi, malam ini, 12 April 2022. (Jaenudin/KabarRakyat)
Sejumlah warga diberikan arahan oleh Forpimka Cluring Banyuwangi, malam ini, 12 April 2022. (Jaenudin/KabarRakyat)

KABAR RAKYAT - Keributan antar warga di lokasi pembangunan masjid di Dusun Krajan, Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi berakhir dengan kesepakatan damai.

Keributan antar warga diduga menyoal pembangunan Pembangunan Masjid, berada di Desa Saten. Mengakibatkan pemukulan dan melukai dua orang warga yang silang pendapat.

Mediasi tertutup bertempat di Mapolsek Cluring, berlangsung alot, berakhir, dini hari, Rabu, 13 April 2022. Hadir pihak-pihak yang bertikai, tokoh ulama, tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah desa, dan Forpimka Cluring.

Baca Juga: Forpimda di Banyuwangi Bagi-Bagi 10 Ribu Bingkisan Takjil

Antara lain, Forpimka Cluring, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Cluring, takmir masjid, perwakilan omas NU dan Muhammadiyah, Kadus Krajan.

Informasi diterima, meski kedua belah pihak berlangsung perdamaian. Proses hukum akan tetap berjalan mengingat timbula dua orang luka-luka diduga akibat pengeroyokan.

Kapolsek Cluring, Agus Priyono membenarkan telah terjadi dugaan pengeroyokan menyebabkan dua orang luka-luka. Kedua belah pihak sepakat berdamai tidak melanggar kesepakatan bersama.

Baca Juga: Cetak Generasi Emas Anak, Pemkab Bondowoso Siapkan Sekolah Siaga Kependudukan

"Kasus dugaan pengeroyokan akan terus berjalan. Meski sudah sepakat berdamai. Mengingat ada dua orang korban," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X