• Sabtu, 1 Oktober 2022

Ibu Mariani Mendulang Emas Berbulan Bulan di Lahan Perhutani Banyuwangi: Demi Mencukupi Kebutuhan Hidup

- Kamis, 17 Februari 2022 | 04:44 WIB
Ibu Mariani Terpaksa Mendulang Emas di Lahan Perhutani Banyuwangi: Biaya Bertahan Hidup dan Calon Cucunya (Ist/Jaenudin/Kabar Rakyat)
Ibu Mariani Terpaksa Mendulang Emas di Lahan Perhutani Banyuwangi: Biaya Bertahan Hidup dan Calon Cucunya (Ist/Jaenudin/Kabar Rakyat)

KABAR RAKYAT - Demi anak perempuan yang sedang mengandung anak pertama. Ibu Mariani nekat berbulan bulan ikut mendulang emas di lahan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, tepatnya di petak 74 M RPH Pulau Merah, BKPH Sukomade.

Meski tidak ditahan petugas gabungan razia penambang ilegal di lahan Perhutani Banyuwangi Selatan, dengan polosnya bercerita nekat mendulang emas cara manual dengan harapan dapat butiran emas untuk biaya persalinan anak tercintanya.

"Demi anak saya yang mengandung cucu saya. Saya rela berhari-hari mencari rejeki (mendulang emas). Ini hasilnya," ungkap Ibu Mariani menunjukan hasil jerih payahnya menunjukan butiran seperti emas pada petugas dan wartawan, kemarin, 16 Februari 2022.

Menurut petugas razia gabungan penambangan ilegal dari Perhutani, Polhutmob, anggota Polri dan TNI di Banyuwangi. Ibu Mariani berasal dari Dusun Gunungsari, Desa/Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi.

Baca Juga: Skutik Premium All New Honda Vario 160, Yuk Simak Fitur Canggih dan Keunggulannya

Pengakuannya, dia sudah berbulan bulan bersama rombongan empat orang hidup siang malam mencari nafkah mencari emas di area lahan Perhutani. Tindakannya semata-mata untuk cukupi kebutuhan keluarganya di rumah.

Dia bersama tiga orang temannya hanya mencari bahan tanah sisa dari penambang emas ilegal yang mengambil tanah dari lubang yang digali.

"Kami mencari emas dengan cara ngasak paket alat sak adanya Ini mendapatkan emas kurang lebih satu mili emas. Itu pun satu mili emas mengumpulkan sisa sisa tanah ada tiga sak," imbuh Ibu Mariani mengaku ke hutan bersama suami dan dua temannya. 

Baca Juga: UNICEF Melalui LPKIPI Gelar Pelatihan Penerapan Disiplin Positif Untuk Penggajaran di Pesantren

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X