Puluhan Tambang Emas Ilegal di Gunung Lompongan Perhutani Banyuwangi Selatan Dirazia, Begini Kondisinya

- Rabu, 16 Februari 2022 | 14:23 WIB
Puluhan Tambang Emas Ilegal di Gunung Lompongan Perhutani Banyuwangi Selatan Dirazia, Begini Kondisinya  (istimewa/Jaenudin/Kabar Rakyat)
Puluhan Tambang Emas Ilegal di Gunung Lompongan Perhutani Banyuwangi Selatan Dirazia, Begini Kondisinya (istimewa/Jaenudin/Kabar Rakyat)

KABAR RAKYAT - Aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Perhutani Banyuwangi Selatan dirazia tim khusus gabungan Polisi Hutan Mobile, Polri, TNI, dan Perhutani, Rabu, 16 Februari 2022.

Lokasi tambang emas liar di kawasan Perhutani, tepat di Petak 74 m RPH Pulau Merah BKPH Sukomade KPH Banyuwangi Selatan, wilayah administrasi Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Waka ADM KPH Banyuwangi Selatan Muhklisin Sabarna mengatakan operasi tambang emas liar yang ada di wilayah RPH Pulau Merah BKPH Sukomade KPH Banyuwangi Selatan berdasarkan laporan dari masyarakat.

Timsus Polhutmob KPH Banyuwangi Selatan bersama TNI-Polri melakukan operasi tambang emas liar yang ada di wilayah Gunung Lompongan masih Dusun Pancer Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Terkonfirmasi Covid-19 Artis Senior Dorce Gamalama meninggal Dunia

Dari hasil operasi tambang emas liar di Gunung Lompongan para penambang emas liar sudah tidak ada di lokasi, kemungkinan sudah bocor dan akhirnya tidak ada aktivitas penambangan. Namun setelah menelusuri hutan Perhutani Gunung Lompongan menemukan satu unit mesin sedot di tempat lokasi tambang emas liar. 

Puluhan Tambang Emas Ilegal di Gunung Lompongan Perhutani Banyuwangi Selatan Dirazia, Begini Kondisinya (istimewa/Jaenudin/Kabar Rakyat)

Barang-barang yang ditinggalkan penambang liar yang ditemukan dilokasi diantaranya, satu unit mesin sedot sementara di amankan ke Mapolsek Pesanggaran Banyuwangi.

Banyaknya puluhan lokasi tambang emas liar di Gunung Lompongan tersebut tanah hutan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan banyak yang rusak parah akibat olah para penambang emas liar tersebut.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X