• Kamis, 27 Januari 2022

Korban Kekerasan Seksual Anak di Kota Bandung Tidak Merasakan Keadialan, Sejak Pelaku Kabur Tiga Bulan, Lalu

- Senin, 10 Januari 2022 | 21:45 WIB
Warga Garut Jadi Predator Anak di Bandung, Saksi Mata Sebut Tersangka Sudah Kabur/Ilustrasi pelecehan seksual. /Pxhere
Warga Garut Jadi Predator Anak di Bandung, Saksi Mata Sebut Tersangka Sudah Kabur/Ilustrasi pelecehan seksual. /Pxhere

KABAR RAKYAT - Rasa keadilan belum didapatkan oleh korban dugaan tindak pidana kekerasan seksual anak bawah umur dan keluarganya di kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat, terjadi bulan Oktober 2021. lalu.

Diceritakan orang tua korban kekerasan seksual dialami anaknya, inisial R, 9 tahun, perempuan mengatakan, pernah melapor terduga pelaku, pria inisial CC, kepada RT setempat dan kepolisian, Polsek dan Polrestabes Bandung.

Sembari tunggu proses laporan polisi itu, pria inisial CC, terduga pelaku kekerasan seksual anak pernah dipanggil oleh RT untuk klarifikasi dihadapan warga setempat. Terduga, mengaku hanya memangku dan mencium, namun menolak tudingan melakukan pencabulan.

Pernyataan itu, langsung di bantah pihak orang tua korban. Bahkan, korban pada orang tua mengaku alat kelaminya pernah dimainkan pelaku, tidak sekali. Saat diamankan RT pelaku berjanji tidak akan kabur.

Baca Juga: Kecelakaan Motor di Jalan Raya Genteng, Siswi MTsN Meninggal Terlindas Truk Gandeng: Temannya Luka Ringan

Tapi yang terjadi, jelas orang tua korban, pada Minggu pagi, 17 Oktober 2021, ada tetangga melihat tersangka CC pergi subuh-subuh. Sejak itu, terduga CC tidak nampak batang hidungnya.

Berita ini telah tayang di Pikiran-Rakyat.com, berjudul: Predator Anak Asal Garut Bikin Geger Warga Cigadung Bandung, Pagi Buta Tersangka Kabur dari TKP

Semenjak saat itulah, tersangka hingga kini tidak pernah kembali lagi, diduga melarikan diri. Dari pengakuan RT dan orangtua korban, tersangka CC ini diduga telah melakukan tindak pencabulan pada 4 anak-anak.

"Bukan anak saya aja ternyata korbannya. Tapi banyak, yang mengadu ke RT empat anak," kata orangtua korban, dilansir Pikiran-Rakyat, dan dikutip KabarRakyat, Senin 10 Januari 2022.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: pikiran-rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X