• Kamis, 7 Juli 2022

Tindak Pidana Pengasuh Bayi Menculik Anak Majikan di Situbondo, Naik Status Penyidikan Unit PPA Reskrim Polres

- Selasa, 28 Desember 2021 | 22:08 WIB
Ilustrasi Kasus Pengasuh Bayi Menculik Anak Majikan di Situbondo, Naik Status Penyidikan Unit PPA Reskrim Polres (ist/KabarRakyat)
Ilustrasi Kasus Pengasuh Bayi Menculik Anak Majikan di Situbondo, Naik Status Penyidikan Unit PPA Reskrim Polres (ist/KabarRakyat)

KABAR RAKYAT - Kepolisian, Polres Situbondo mengembangkan tindak pidana perempuan Anita (A) pengasuh bayi duggan menculik anak majikan asal Desa/Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo. Kini statusnya naik tahapan penyidikan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Reskrim Polres setempat.

Reskrim Polres Situbondo memburu dua orang pria jaringan pelaku tindak pidana penculikan anak jikan melibatkan tersangka A baby sister atau pengasuh bayi yang lebih awal ditangkap dan telah menjalani pemeriksaan di Unit PPA Reskrim.

Terungkap jaringan penculikan bayi, anak majikan di Situbondo setelah tersangka A pengasuh bayi diperiksa intensif oleh penyidik Unit PPA Reskrim Polres Situbonodo. Terungkap identitas dua pria itu, Mbah Idris (MI) dan F, dengan motif pelaku sakit hati kepada majikan sekaligus pelapor penculikan bayi.

Baca Juga: Seorang Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api di Lintasan KM 75+800 Banyuwangi-Rogojampi

Dikonfirmasi wartawan di Situbondo, Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Dhedi Ardi Putra, menjelaskan hasil gelar perkara tersangka A pelaku penculikan bayi 18 bulan anak majikan juga pelapor. Diketahui identitas dua pria MI dan F diduga jaringan penculikan anak. Motif pelaku diketahui karena sakit hati.

"Hasil gelar perkara dugaan kasus penculikan dilaporkan korban, 25 Desember 2021 lalu, oleh orang tua bayi. Sudah dinaikkan ketingkat penyidikan dan polisi akan mengejar dua orang dalang dalam kasus dugaan penculikan balita yang dilakukan tersangka A," ungkap AKP Dhedi Ardi Putra melalui Kasi Humas Iptu Achmad Sutrisno, SH, 27 Desember 2021.

Sambung Kasi Humas Polres Situbondo, dilakukan oleh Anita atas perintah Mbah Idris dan F (Keduanya masih dalam pencarian, red ).

Baca Juga: Bupati Salwa Lantik 40 Pejabat Administrasi Bondowoso, Mutasi Bagian dari Pemantapan Kelembagaan

“Motifnya, karena sakit hati dengan perkataan orang tua korban saat menghubungi Anita melalui HP. Selain itu, motif lainnya Anita bersedia melakukan perbuatan penculikan bayi tesrebut, karena Anita diancam oleh Mbah Idris yang mengatakan apabila Anita tidak mengikuti perintahnya, maka Anita atau anaknya akan mendapatkan bahaya. Akibat, ancaman tersebut, maka Anita merasa takut dan bersedia membawa pergi Jocelyn VC korban dugaan penculikan,” jelas Iptu Achmad Sutrisno.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X