• Selasa, 24 Mei 2022

Kisah Mualaf Jenderal Andika Perkasa, Calon Panglima TNI Pilihan Presiden Jokowi

- Kamis, 11 November 2021 | 04:30 WIB
Tangkapan layar YouTube. Jenderal TNI Andika Prakasa dalam sebuah kegiatan kemiliteran (YouTube/Hersubeno Point)
Tangkapan layar YouTube. Jenderal TNI Andika Prakasa dalam sebuah kegiatan kemiliteran (YouTube/Hersubeno Point)

Baca Juga: Akhirnya Luhut Binsar Buka-Bukaan Tuduhan Bisnis PCR : Lengkaplah Penderitaan

“Kapan Andika muslim?, memang yang jelas Andika menikah dengan Hetty Hendropriyono, putri pertama Jenderal Hendropriyono ketika dilangsungkan secara islam, secara muslim, artinya di situlah Andika menjadi mualaf, Maka kemudian nama E yang Emanuel tidak dipakai lagi. Barangkali masalah agama itu masalah pribadi ya masing-masing hati lah, kita tidak bahas lebih lanjut walaupun ayahhandanya tetap beragama katholik,” ujar Selamat Ginting.

Selamat Ginting juga kembalin mengingatkan publik bahwa Jenderal Andika sering mengenaka kopyah dan baju koko dalam beberapa momen.

“Jadi kita juga melihat bagaimana Jenderal Andika ketika bulan Ramadan menggunakan kopyah, menggunakan baju koko, begitu juga saat idul fitri. Pada saat menyambut kehadiran cucunya, yang diberi nama Artur Perkasa Hendropriyono itu juga Andika terlihat menggunakan baju koko dengan wajah sumringah. Jadi klir lah bahwa Jenderal Andika Perkasa adalah seorang muslim,” imbuh Selamat Ginting.

Baca Juga: Permenaker 17 Terbit, Permudah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Dapatkan Manfaat Tambahan KPR Ringan

Jenderal Andika Perkasa memang sangat kental dari keluarga militer. Pria kelahiran Bandung tanggal 21 Desember 1964 ini sudah memiliki cucu dari anaknya yang bernama Alex Perkasa Hendropriyono. Alex Perkasa Hendropriyono ini berprofesi sebagai dokter.

Ayah Jenderal Andika Perkasa, yakni FX Sunarto juga seorang ABRI yang terakhir berpangkat Kolonel, lulusan akademi militer 1957. Jenderal Andika Perkasa merupakan anak ke empat dari delapan bersaudara yang semuanya laki-laki.

“Ayah Jenderal Andika ini dikenal sebagai Kolonel yang bersahaja, colonel yang tidak punya kendaraan pribadi, hanya kendaraan dinas ketika masih aktif,” pungkas Selamat Ginting.***

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X