• Senin, 24 Januari 2022

Akhirnya Luhut Binsar Buka-Bukaan Tuduhan Bisnis PCR : Lengkaplah Penderitaan

- Rabu, 10 November 2021 | 22:41 WIB
Tangkapan layar YouTube. Luhut Pandjaitan Buka-Bukaan Tuduhan Terlibat Bisnis PCR (YouTube/@deddy corbuizer)
Tangkapan layar YouTube. Luhut Pandjaitan Buka-Bukaan Tuduhan Terlibat Bisnis PCR (YouTube/@deddy corbuizer)

KABAR RAKYAT, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya buka-bukaan tentang tuduhan dirinya terlibat bisnis dan mengambil untung dalam tes PCR.

Sebelumnya nama Luhut Dikaitkan dengan kepemilikan saham di perusahaan PT Genomik Solidaritas Indonesia atau GSI yang menjadi penyedia layanan PCR dan alat tes swab.

Bahkan Luhut juga dilaporkan nkepada Komisi Pemberantasa Korupsi atau KPK karena kepemilikan saham pada perusahaan penyedia PCR karena posisinya sebagai pejabat publik.

Menanggapai berbagai tuduhan miring itu, Luhut menjawabnya ketika menjadi tamu di Podcast Close the Door dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier dengan host Deddy Corbuzier.

Baca Juga: Transaksi Perdagangan TEI 36 Digital Edition Tembus USD 3,99 Miliar, Mendag: Ini Prestasi Besar

Video tersebut tayang pada Rabu, 10 November 2021. Awalnya Deddy Corbuzier bertanya soal kewajiban tes PCR untuk penumpang pesawat udara.

Luhut menjawabnya bahwa kebijakan itu tidak luput dari latar belakang dirinya di militer.

“Saya kan latar belakang tentara, jadi saya selalu konservatif melihat itu, kalau bahasa militer itu ada bertahap, bertingkat, berlanjut. Di operasi militer juga ada begitu, jadi ini selesai nih, terus kita rileks, tahu-tahu di situ serangannya, nah sekarang dengan covid ini sama, varian Delta ini kan kita enggak ngerti kelakukannya, kita lihat tiba-tiba UK sudah ada varian Delta AY4.2, sudah masuk di Malaysia,” terang Luhut sebagaiman dilansir kabarrakyat dari kanal YouTube Deddy Corbuzier.

“Saya pagi-pagi melaporkan ke presiden. Pak kita harus super hati-hati, kita enggak tahu, karena banyak orang dari Malaysia yang masuk Indonesia, saya pikir lebih bagus hati-hati. Tapi ada pertimbangan-pertimbangan lain akhirnya sekarang PCR dibatalin,” jelas Luhut lagi.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X