• Kamis, 27 Januari 2022

Update Gempa Bumi di Banyubiru - Ambarawa - Salatiga Turun, Ahli BMKG Berpesan Hindari Daerah-Daerah Ini

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:22 WIB
Peta Gempa BMKG di Jawa Tengah (Twitter/@bmkg)
Peta Gempa BMKG di Jawa Tengah (Twitter/@bmkg)

KABAR RAKYAT, HOT NEWS – Update gempa di Banyubiru, Ambarawa dan Salatiga Jawa Tengah kian turun. Ahli dari BMKG atau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebut warga tetap waspada dan menghindari beberapa daerah.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, wilayah Banyubiru, Ambarawa dan Salatiga di jawa Tengah dilanda gempa bumi pada 23 Oktober 2021. Gempa dengan magnitude kecil itu berlangsung puluhan kali di hari itu.

Pada hari-hari berikutnya gempa juga dirasakan oleh warga setempat meskipun tidak sebanyak gempa di hari pertama. Bahkan beberapa tenda darurat sudah dirikan oleh relawan dan BPBD Semarang untuk mengantisipasi dampak dari gempa tersebut.

Gempa di Banyubiru, Ambarawa dan Salatiga termasuk kategori gempa dengan aktifitas Swarm. Gempa Swarm memiliki ciri gempa yang terjadi terus menerus dengan magnitudo yang relatif kecil tanpa disertai gempa utama atau Mainschock.

Baca Juga: Proyek Gudang Logistik RSUD Blambangan Anggaran 2021 Mangkrak, Waktu Habis dan Wanprestasi

Disunting kabarrakyat.id dari twitter @DaryonoBMKG, gempa susulan masih dirasakan pada Senin 25 Oktober 2021. Di hari itu tercata tiga kali gempa dengan magnitudo relative kecil. BMKG mencatat hingga Selasa 26 Oktober 2021 pukul 00.00 WIB total telah terjadi gempa sebanyak 36 kali.

“Sampai pukul 00.00 WIB tadi malam bertahan terjadi 3 kali gempa Swarm di Banyubiru, Ambarawa dan sekitarnya untuk senin tanggal 25 Oktober 2021 yaitu pukul 5:05:59 magnitudo 2.5, pukul 14:43:18 magnitudo 2.7 dan pukul 21:29:16 magnitudo 2.6. total gempa 36 hingga tadi malam,” tulis Daryono, pemilik akun @DaryonoBMKG sebagai Kepala BIdang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.

Ahli BMKG Daryono memperinci, pada tanggal 23 Oktober 2021 jumlah gempa di Banyubiru, Ambarawa dan Salatiga mencapai 24 kali. Kemudian pada tanggal 24 Oktober 2021 turun menjadi 9 kali. Sedangkan pada tanggal 25 Oktober 2021 gempa yang terjadi di tiga wilayah tersebut berlangsung tiga kali.

\Baca Juga: BRI LIGA 1: Melawan Persebaya Surabaya Besok, Pelatih Persija Minta Para Pemainnya Fokus Hingga Akhir Laga

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X