• Kamis, 27 Januari 2022

Rocky Gerung Angkat Suara Tanggapi Pernyataan Menag soal 'Hadiah Negara'

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 03:38 WIB
Tangkapan layar YouTube, Rocky Gerung Angkat Suara Tanggapi Pernyataan Menag soal 'Hadiah Negara'  (YouTube/@rocky gerung)
Tangkapan layar YouTube, Rocky Gerung Angkat Suara Tanggapi Pernyataan Menag soal 'Hadiah Negara' (YouTube/@rocky gerung)

KABARRAKYAT, JAKARTA – Pengamat politik Rocky Gerung angkat suara fenomena Hari Santri Nasional (HSN) 2021 dan pernyataan Menag Yaqut Chalil Qoumas, terkat keluarnya peraturan presiden atau Perpres tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren.

Sebelumnya, Menag Yaqut mengungkapkan, bahwa Perpres dikeluarkan Presiden, hadiah neraga untuk Nahdlatul Ulama (NU)".

Dikutip KabarRakyat dari YouTube Rocky Gerung Official, ia menyayangkan pernyataan pejabat utama di Kemenag. Memang, lanjutnnya, "ada penghargaan seperti yang dimaksud, tetapi jika diucapkan akan membuat gaduh dan berpotensi diresufle oleh Presiden".

“Itu kan Menteri Agama ini anak muda ya, prospeknya masih panjang. Sesungguhnya memang diperlukan seseorang mengucapkan itu tetapi dalam kendali pengetahuan. Bisa saja untuk upaya membangga-banggakan itu, memang kementerian agama tradisinya itu menteri ditempat oleh NU, maksudnya diucapkan memang ada penghargaan NU sebagai ormas islam tetapi bukan klaim,” kata Rocky Gerung.

Baca Juga: BRI LIGA 1: Melawan Persebaya Surabaya Besok, Pelatih Persija Minta Para Pemainnya Fokus Hingga Akhir Laga

“Iya memang benar tapi jangan diucapkan itu, atau memang kenapa harus diucapkan? hal ini yang nanti menjadi isu politik. jadi memang tidak _wise_ (pejabat utama Kemenag) notabenenya masih seumur jagung mengucapkan itu dan potensi diresufle nanti,” tuturnya lagi.

Ada banyak staf khusus atau staf ahli di sekitar Menteri Agama yang mengerti sejarah Kementerian Agama dan mengerti akibat ucapan yang terlalu bombastis tersebut. Rocky menyebut Menteri Agama yang masih anak muda tersebut masih menganggap sebagai memimpin Banser (Badan Otonom Barisan Serbaguna di NU, red), itu masih terbawa gairah untuk mempertontonkan sesuatu yang heboh.

“Sekali lagi ini agak miris kalau seorang menteri masih bersikap itu, belum bisa jadi negarawan, bahkan jadi politisi pun belum bisa karena politisi harus sanggup berdiplomasi pada kalimat, ya itu pelajaran yang pahit bagi pak menteri yang saya kenal juga,” kata Rocky Gerung.

Dalam dialog di video tersebut, Hersubeno Arief sebagai Host sekaligus Jurnalis Senior menyebut bahwa penryataan dari PBNU atau Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang menyebut pernyataan Menteri Agama itu salah bisa menurunkan ketegangan. Hersubeno Arief berharap keributan atas pernyataan Menteri Agama itu tidak muncul dan permasalahan selanjutnya dapat diselesaikan oleh Presiden Jokowi dan Menag, Gus Yaqut.

Halaman:

Editor: Choiri Kurnianto

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X