• Selasa, 7 Desember 2021

Pihak Penerbangan Keluhkan Kewajiban Tes PCR Bagi Penumpang

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:48 WIB
Ilustrasi, pihak penerbangan mengeluhkan kewajiban PCR bagi penumpang pesawat (Pixabay / Annett_Klingner / 21 images)
Ilustrasi, pihak penerbangan mengeluhkan kewajiban PCR bagi penumpang pesawat (Pixabay / Annett_Klingner / 21 images)

KABAR RAKYAT - Penerbangan Jawa-Bali sejak Jumat 22 Oktober 2021 memberlakukan kewajiban tes PCR bagi para penumpangnya.

Dalam hal ini, sektor pariwisata dan penerbangan sendiri sebenarnya merasa berat.

Suara kontra dari kebijakan pemerintah ini dipicu oleh catatan kerugian industri penerbangan.

Baca Juga: BMKG Informasikan Gempa Mag:5.3 Kabupaten Malang Tidak Potensi Tsunami

Seperti dilansir Antara, Kamis, 21 Oktober 2021, Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), mencatat industri penerbangan global mengalami kerugian setara dengan hampir satu dekade pendapatan.

Rinciannya, rugi senilai Rp2.867 triliun selama satu setengah terakhir pandemi, atau setara dengan 9 tahun pendapatan kolektif industri penerbangan global.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) pun buka suara mengenai hal ini.

Baca Juga: Kesal dengan Rachel Vennya, Nikita Mirzani Ungkap Pengalamaan Saat Karantina

"Kami dari Kadin Indonesia Bidang Perhubungan melihat bahwa Level PKPM di sebagian besar wilayah di Indonesia mulai menurun, dan dengan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 tersebut kurang sejalan dengan dengan pemulihan ekonomi nasional," kata Wakil Ketua Umum Bidang Perhubungan Kadin Indonesia Denon Prawiraatmadja, dalam keterangan tertulis, yang dilaporkan Antara.

Halaman:

Editor: Moh. Husen

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X